TINJAUAN TEKNIS DAN EKONOMIS METODE CONVENTIONAL AIR SPRAY DAN AIRLESS SPRAY PADA PENGECATAN BLOK BANGUNAN ATAS KAPAL KCR-60

TECHNICAL AND ECONOMIC REVIEW ON CONVENTIONAL AIR SPRAY METHOD AND AIRLESS SPRAY METHOD FOR SUPERSTRUCTURE COATING OF KCR-60

Nurita Rochmana Puteri (6111030064)


Abstrak

Didalam tugas akhir ini akan dianalisa sistem coating (pengecatan) yang akan dilakukan pada bangunan atas kapal KCR-60, bangunan atas dipilih karena plat kapal yang tidak tercelup air juga berpotensi terkena korosi. Dimana bangunan atas difungsikan sebagai ruang akomodasi yang harus tetap dalam kondisi safety untuk tempat beristirahat para ABK. Untuk dapat mengetahui sistem coating yang tepat maka perlu adanya proses peninjauan antara dua metode coating yaitu metode conventional air spray dan metode airless spray dengan menggunakan produk cat hempell. Disini akan dibahas konsumsi kebutuhan cat untuk masing-masing metode, lama pengerjaan pengecatan untuk masing-masing metode, serta tinjauan hasil pengecatan untuk masing-masing metode. Nantinya dapat dihasilkan berapa besar presentase efisiensi masing-masing metode dari segi konsumsi cat dan lama pengerjaan. Setelah dilakukan tinjauan metode pengecatan, diharapkan metode pengecatan ini mampu bekerja secara optimal mengurangi terjadinya korosi pada plat bangunan atas kapal. Dari perhitungan dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa jumlah cat yang dibutuhkan untuk pengecatan bangunan atas dengan metode conventional air spray sebanyak 1395,54 liter cat dengan waktu pengerjaan selama 153 jam kerja efektif. Sedangkan untuk metode airless spray membutuhkan sebanyak 1066,11 liter cat dengan waktu pengerjaan selama 106 jam kerja efektif. Dengan meninjau dari segi teknis dan ekonomis kedua metode coating dapat diketahui bahwa metode yang paling efisien secara teknis dan ekonomis adalah metode airless spray dengan tingkat efisiensi sebesar 9,65% dari segi kebutuhan jumlah cat dan 1,37% dari segi waktu pengecatan. Kata kunci : coating, conventional air spray, airless spray


Abstract

In this final project will be analyzed the coating system that be performed on the ship superstructure of KCR-60, the ship superstructure have been chosen because ship plate which is not submerged of water is also potentially exposed to corrosion. Whereas the function of ship superstructure as accommodation space that should be remain in a safety place for the rest of the crew. In order to determine the appropriate coating system, it is necessary to the review process between two methods of coating that is conventional air spray method and airless spray method by using the hempell paint products. Here will be discussed the consumption needs paint for each method, the coating time process for each method, and review the results of coating for each method. So it can be produced of how much percentage the efficiency for each method in terms of the paint consumption and coating time. After a review of coating method, this method is expected be able to work optimally reduced corrosion in the ship superstructure plate. From the calculations have been done, it can be seen that the amount of paint consumption for ship superstructure with conventional air spray methods as much as 1395.54 liters with the processing time for 153 hours of work effectively. As for airless spray methods require as much as 1066.11 liters with the processing time for 106 hours of work effectively. By reviewing the terms of technical and economical coating method, it can be seen that the most efficient method is airless spray method with an efficiency of 9.65% in terms of the paint consumption and 1.37% in terms of the coating time. Keyword : coating, conventional air spray, airless spray


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Irma Rustini Aju
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERANCANGAN DAN KONSTRUKSI KAPAL
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.