PERHITUNGAN BIAYA REWORK AKIBAT KESALAHAN FABRIKASI PADA BLOK HL01 KAPAL LCT 200 GT

THE CALCULATION OF REWORKING COST BECAUSE OF FABRICATION MISTAKE AT BLOCK HL01 OF LCT 200 GT

Andiqin Valetthyo (6111030060)


Abstrak

Pada tahap fabrikasi pembuatan block atau assembly pada building berth kapal LCT 200 GT masih banyak terjadi kesalahan teknis khususnya pada proses pengelasan. Karena adanya kesalahan-kesalahan teknis tersebut maka diperlukan pekerjaan ulang, sehingga produksi menjadi terhambat dan mengeluarkan tambahan biaya untuk proses penyelesaiannya. Dalam tugas akhir ini dilakukan penelitian mengenai besar biaya pekerjaan ulang blok HL01, kebutuhan JO di setiap kesalahan teknis dan lama waktu yang dibutuhkan untuk rework tersebut. Proses perhitungan biaya rework dilakukan dengan menghitung terlebih dahulu tonnase blok HL01. Kemudian dalam menentukan lama waktu pengerjaan sebelumnya menentukan jam kerja dalam satu hari yang berlaku di galangan PT. F1 Perkasa Banyuwangi untuk mendapatkan nilai Produktivitas Standar Kerja. Selanjutnya menghitung jam orang untuk dapat mengetahui berapa hari pekerjaan ulang tersebut dapat diselesaikan. Total kerugian waktu dan biaya akibat terjadinya proses rework blok HL01 kapal LCT 200 GT sebesar Rp. 42.831.700,- dengan rincian biaya tenaga kerja sebesar Rp 11.104.200,- dan biaya consumable sebesar Rp. 31.727.500,- (Biaya yang diperhitungkan untuk consumable hanya biaya elektroda, biaya oxy-ace, dan biaya replating).


Abstract

In fabrication phase of block making or assembly at building berth of LCT 200 GT Ship, there are still many technical mistakes especially in welding process. Because of the technical mistakes, it needs reworking. So, the production is obstructed and it needs additional cost for the finishing process. This field project describes an observation about the reworking cost of block HL01, the need of JO in every technical mistake, and the time for the reworking. The calculation process of reworking cost was done by calculating the tonnage of block HL01 first. The second, in prescribing the time of working, it needs to prescribe working hours in a day before, based on the regulation of PT F1 Perkasa?s shipyard in Banyuwangi to get productivity value of work standard. Next, it needs to calculate working hours in order to know how many days the reworking will be finished. The total of disadvantage of time and cost because of reworking process at block HL01 of LCT 200 GTShip is Rp. 42.831.700,- which the cost details of employee is Rp 11,104,200 and materialis Rp. 31.727.500,- (In this case, the material cost is electrode, oxy-ace, and replating cost).


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Gaguk Suhardjito
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERANCANGAN DAN KONSTRUKSI KAPAL
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.