ANALISIS KEBUTUHAN CAT SECARA TEORITIS DENGAN KEBUTUHAN RIIL DI LAPANGAN PADA KAPAL KCR 60 M

PAINT NEEDS THEORITICAL ANALYSIS WITH ON THE SPOT REAL NEEDS TO THE KCR 60 M SHIP

Leni Apriliya Indriani (6111030045)


Abstrak

Kapal perang merupakan salah satu alat transportasi yang sangat penting yang digunakan TNI Angkatan Laut. Apalagi Indonesia adalah negara maritim terbesar di dunia, hampir 2/3 wilayah Indonesia terdiri dari laut. Namun, kapal sangat rentan terkena korosi air laut, khususnya kapal baja. Hal ini sangat berkaitan dengan turunnya performa dari kapal tersebut dan dapat mengurangi umur pakai kapal. Salah satu perlindungan bangunan kapal baik baru maupun lama yang bisa dilakukan adalah dengan pengecatan. Dalam proses pengecatan, banyak faktor yang menyebabkan koefisien proses pengecatan. PT.PAL Indonesia(Persero)Surabaya juga menerapkan koefisienan pada setiap pekerjaan. Pada Tugas Akhir ini akan menganalisis kebutuhan cat melalui perhitungan secara matematis dengan kebutuhan cat yang telah digunakan pada kapal KCR 60 meter yang telah selesai dibangun di PT.PAL Indonesia (Persero) Surabaya. Hasil dari perhitungan kebutuhan cat secara matematis untuk kebutuhan 1st Epoxy AC 93liter, 2nd Epoxy AC 93liter, 3rd intermediate 89liter, 4th AF 87liter, 5th AF 87liter dan kebutuhan cat yang digunakan mencapai 1st Epoxy AC 120liter, 2nd Epoxy AC 120liter, 3rd intermediate 100liter, 4th AF 100liter, 5th AF 120liter. Jadi loss factor yang terjadi 1st Epoxy AC 29%, 2nd Epoxy AC 29%, 3rd intermediate 12.4%, 4th AF 14.9, 5th AF 37.9%. Faktor yang mempengaruhi selisih volume cat adalah jangkauan tangan aplikator terhadap benda yang di cat dan adanya deformasi membuat plat harus dilakukan proses firing. Proses firing menyebabkan cat pada daerah firing rusak. Kunci : metematis, Epoxy AC(Anticorrosive), Intermediate, AF(Antifouling), firing


Abstract

Battleship is one of the most important of transportation which used Navy. Moreover Indonesia is the largest maritime country in the world, almost two thirds of Indonesia is sea. However the shipis veryv ulnerable to sea water corrosion, especially steel vessel. It is related to decrease performance of the ship andreduce the service life of the ship. One of the protection of old and new building ships are coating. In the coating process, there are many factors that cause the coefficient of coating process. PT.PAL Indonesia(Persero) Surabaya also apply the coefficient factors in every job. In this final project will analyze the needs of the coat through mathematic calcalculations, and will be compared with the needs of the coat used on ships KCR 60meters which was completed in PT.PAL Indonesia(Persero) Surabaya. The results of the calculation mathematically the coat needs for 1st Epoxy AC is 93 liters, 2nd Epoxy AC is 93liters, 3rd intermediate is 89liters, 4th AF is 87liters, 5th AF is 87liters and the coat used reaches 1st Epoxy AC is 120liters, 2nd Epoxy AC is 120liters, 3rd intermediate is 100liters, 4th AF is 100liters, 5th AF is 120liters. So the loss factoris found 1st Epoxy AC is 29%, 2nd Epoxy AC is 29%, 3rd intermediate is 12.4%, 4th AF is 14.9, 5th AF is 37.9%. The factor which affecting the difference in volume of the coat is the reach of applicator?s hands to the area of coating and plate deformation should be done to make firing process. Firing process causes the coat in firing area to be broken. Key:mathematical, Epoxy AC(Anticorrosive), Intermediate, AF(Anti-fouling), firing


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Wiwik Dwi Pratiwi
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERANCANGAN DAN KONSTRUKSI KAPAL
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.