ANALISA KEBUTUHAN KAWAT LAS FCAW PADA PROSES PEMBUTAN LPG STORAGE TANK KAPASITAS 50 TON DIAMETER 2890 MM DENGAN DIAMETER 3450 MM

A NEED ANALYSIS OF FCAW WELDING WIRE IN THE MANUFACTURING PROCESS OF LPG STORAGE TANK WITH 50 TON CAPACITY IN DIAMETER 2890 MM AND IN DIAMETER 3450 MM

Frisalia Yuniarti (6111030034)


Abstrak

Perhitungan kebutuhan kawat las (filler) merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah proses produksi, karena hasil perhitungan ini merupakan salah satu faktor yang nantinya akan mempengaruhi harga jual produk. Perhitungan yang dilakukan meliputi perhitungan sambungan pada bagian shell tangki, head tangki, ladder, dan juga sambungan pada sistem perpipaannya. Perhitungan dilakukan dengan cara mengitung panjang pengelasan untuk tiap-tiap bagian tangki yang kemudian dikalikan dengan luasan pada kampuh las sambungan tersebut sehingga didapatkan volume logam las yang dibutuhkan, selanjutnya volume logam las yang sudah didapatkan akan dikalikan dengan masa jenis baja ( ? )= 7,85 gr/cm3, maka dapat diperoleh berat dari logam las sedangkan untuk mendapatkan jumlah kebutuhan kawat las (filler) berat logam las harus dibagi dengan nilai deposit efisiensi (untuk pengelasan fcaw gas shielded = 86%). Dari hasil pembahasan dalam tugas akhir ini dapat diketahui bahwa untuk tangki lpg storage dengan kapasitas 50 ton berdiameter 2890 mm lebih efisien dalam pemakaian kawat las (filler) dibandingkan dengan tangki diameter 3450 mm. Rincianya yakni tangki lpg diameter 2890 mm membutuhan kawat las seberat 203,31 kg sedangkan untuk dimameter 3450 mm membutuhkan kawat las seberat 237,84 kg. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa tangki lpg storage diameter 2890 mm 14,51 % lebih efisien dibandingkan dengan tangki lpg storage diameter 3450 mm. Kata kunci : filler, shell tangki, head tangki, deposit efisiensi.


Abstract

Calculation of welding wire is very important in a production process, as a result of this calculation is one of the factors which will effect the selling price of the product. The calculation was conducted on the calculation of the connection on the shell tank, the head tank, ladder, and also the pipping system. It is done by calculating the lenght of welding for each part of the tank which is then multiped by the area of the weld seam connection so that it can be obtained the required volume of weld metal, and then the volume of weld metal that has been obtained will be multiped by the density of stell ( ? )= 7,85 gr/cm3, so as to obtain the weight of weld metal while to get the needed amount of welding wire, weight of welding metal must be divided by the value of the deposition efficiency ( for welding gas shielded fcaw = 86% ). From the discussion in this thesis can be seen that for lpg storage tank with a capacity 50 tons in 2890 mm diameter more efficient than lpg storage tank with a capacity 50 tons in 3450 mm to use welding wire. The details of the lpg storage tank in 2890 mm requires welding wire weighing 219,229 kg as for the lpg storage tank in 3450 mm requires welding wire weighing 253,892 kg. From it all can be concluded that the lpg storage tank in 2890 mm 13,65 % more efficient than the lpg storage tank in 3450 mm. Key word : filler, shell tank, head tank, and deposition efficiency.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Muhammad Mahfud
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERANCANGAN DAN KONSTRUKSI KAPAL
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.