REDESIGN LAYOUT CABIN ROOM PADA FLOATING CRANE DI PT. DOK DAN PERKAPALAN SURABAYA (PERSERO)

REDESIGN OF CABIN ROOM LAYOUT ON THE FLOATING CRANE AT PT.DPS (PERSERO)

Mochamad Basuni (6111030021)


Abstrak

Perkembangan transportasi laut di Indonesia semakin meningkat. Hal ini juga dibarengi dengan permintaan akan jasa repair kapal yang juga semakin meningkat. Oleh karena itu, PT. Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero) melakukan pengembangan galangan untuk meningkatkan hasil dan mutu reparasi kapal. Salah satu bentuk pengembangan galangan adalah dengan meningkatkan mutu fasilitas reparasi kapal seperti floating crane. Tahapan perancangan design cabin room pada floating crane ini meliputi perumusan masalah, studi literatur, pengumpulan data, analisa data kebisingan, upaya pengendalian kebisingan, analisa data suhu ruangan, upaya pengendalian suhu, kesimpulan, finish. Dalam proses perancangan ini, kami menggunakan software Auto Cad. Hasil pengukuran intensitas kebisingan di cabin room sebesar 88,3 dB(A). Sedangkan hasil pengukuran suhu panas (thermal) cabin room rata-rata 36,87oC. Kesimpulannya pemilihan alat pelindung telinga berupa ear plug dirasa sangat diperlukan sebab alat ini mampu mereduksi suara kebisingan pada cabin room sebesar 29,4%, perencanaan plafon pada cabin room dapat dimanfaatkan untuk meletakkan mesin exhaust fan. Dengan demikian suhu panas (thermal) yang ada di dalam cabin room akan tetap sejuk dan nyaman. Kata kunci : Cabin room, Floating crane, Ear plug, Exhaust fan.


Abstract

Growth of making sea transportation in Indonesia is progressively mount. It is also coupled with the demand for ship repair services are also increasing. Because of that, PT.Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero) doing development of shipyard to increase result and quality of ship reparation. One form of development is to improve the quality shipbuilding ship repair facilities such as floating crane. Stages of designing this room cabin design includes the formulation of the problem, literature studies, data collection, data analysis, noise, noise control efforts, data analysis room temperature, temperature control measures, conclusion, finish. In this design process we tried using Auto Cad software. The results of measurements of the intensity of the noise in the cabin room of 88.3 dB (A). While the results of temperature measurement of heat (thermal) cabin room on average 36.87oC. Its conclusion the selection of protective equipment such as earplugs ear is very necessary because the tool is able to reduce the noise in the cabin room sound by 29.4%, the cabin room ceiling design can be used to put the engine exhaust fan. Thus the heat (thermal) that is in the cabin room will remain airy and comfortable. Key words : Cabin room, Floating crane, Ear plug, Exhaust fan.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Aang Wahidin
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERANCANGAN DAN KONSTRUKSI KAPAL
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.