Perbandingan Modulus Penampang Midship Antara Longitudinal Framing System dan Mix Framing System (Studi Kasus Kapal Patroli 60 m)

RATIO OF MIDSHIP SECTION MODULUS BETWEEN LONGITUDINAL FRAMING SYSTEM AND MIX FRAMING SYSTEM (CASE STUDY OF 60 M PATROL VESSEL)

Mochammad Fatchur Rochman (6111030002)


Abstrak

ABSTRAK Seperti kapal yang sudah ada pada umumnya, dilihat dari segi pemilihan sistem konstruksi untuk kapal dengan panjang kurang dari 90 m pada umumnya sistem konstruksi yang digunakan adalah sistem konstruksi melintang, kapal dengan panjang lebih dari 100 m maka menggunakan sistem konstruksi memanjang perlu adanya perhitungan kekuatan memanjang dan pada umumnya digunakan pada kapal tanker, dan untuk pelayaran samudra, untuk kapal dengan panjang diantaranya menggunakan sistem konstruksi kombinasi minimal digunakan pada kapal tanker. Dalam kasus ini kapal patroli 60 m yang dirancang di sebuah perusahaan konsultan, dirancang dengan sistem konstruksi memanjang. Perhitungan modulus penampang konstruksi menggunakan rumusan , sehingga diketahui besarnya modulus penampang pada Midship Section. Setelah dilakukan perhitungan didapat hasil modulus penampang long framing system terhadap bottom 1975234.874 cm3, modulus penampang terhadap deck 1383836.857 cm3, dan modulus penampang mix framing system terhadap bottom 1916928.85 cm3, modulus penampang terhadap deck 1304899.45 cm3. Serta diketahui total berat yang didhitung pada frame 35-43 untuk long framing system 36.245540 ton, dan mix framing system 36.819896 ton. Diharapkan dengan adanya kapal patrol ini perairan di Indonesia dapat diawasi lebih siaga lagi untuk mencegah terjadinya pencurian diwilayah laut Indonesia oleh negara lain. Kata kunci : Modulus penampang, Moment Inertia, jarak


Abstract

ABSTRACT Like the existing vessels in general, in terms of the selection of construction systems for ships with a length of less than 90 m in general construction system used is a transverse construction systems, ships with a length of more than 100 m, using a construction system extends the need for longitudinal strength calculations and is generally used on tankers, and for ocean shipping, to ship with a length of them use a combination of minimal construction system used on tankers. In this case 60 m patrol boats are designed in a consulting firm, designed with longitudinal framing system. Construction section modulus calculations using formulas , so it be known magnitude section modulus at Midship Section. After calculating the results obtained long framing system section modulus to the bottom is 1975234.874 cm3, section modulus to the deck is 1383836,857 cm3, and mix framing system section modulus to the bottom is 1916928.85 cm3, section modulus to the deck is 1304899.45 cm3. As well known, calculated on the total weight of 35-43 frames framing system for a long tons 36.245540 and 36.819896 ton mix framing system. Hopefully with this patrol boat in Indonesian waters can be monitored more alert again to prevent the theft of Indonesian sea territory by another country. Keywords: sectional modulus, Moment Inertia, distance


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Muhammad Mahfud
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERANCANGAN DAN KONSTRUKSI KAPAL
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.