ANALISIS EKONOMIS SEKOCI DENGAN BAHAN FIBERGLASS DAN BAHAN KAYU PADA KAPAL PERINTIS 200 DWT

ECONOMIC ANALYSIS LIFEBOAT WITH FIBERGLASS MATERIAL AND WOOD MATERIAL IN THE SHIP PERINTIS 200 DWT

Danny Rahmanda (6110030028)


Abstrak

ABSTRAK ANALISIS EKONOMIS SEKOCI DENGAN BAHAN FIBERGLASS DAN BAHAN KAYU PADA KAPAL PERINTIS 200 DWT Oleh : Danny Rahmanda (6110030028) Pembimbing : Ir. Hariyanto Soeroso, MT. Pembangunan Sekoci pada Kapal Perintis 200 DWT perlu perbandingan dari segi Ekonomis antara material Serat Fiberglass jenis-jenis konvensional (CSM,WR) dan berbahan Kayu dengan harga dan mutu bahan material tersebut. Maka dengan tugas akhir tentang Analisa Ekonomis Sekoci antara bahan Fiberglass dengan bahan Kayu yang rencananya dibangun di daerah Bastiong, kota Ternate. Hasil survey kebutuhan dan pengadaan bahan material yang ada di lapangan tersebut kita dapat mengetahui secara ekonomis antara bahan kayu dengan fiberglass dan kita tentukan Jam Orang dalam pengerjaannya, akhirnya kita perbandingkan. Kapal perintis 200 DWT sendiri menggunakan sekoci dengan ukuran utama L : 5,40 m, B : 1,9 m, H : 0,9 m, T : 0,3. Berdasarkan hasil analisa harga bahan material antara kedua kapal sekoci dengan bahan FRP dan Kayu maka dapat ditarik kesimpulan nilai ekocomis dari kedua bahan material Total harga kebutuhan bahan material FRP Rp 153.533.000,00 dan Total harga kebutuhan bahan material Kayu Rp. 109.753.600,00. Total Jam orang FRP : 3745 menit atau 62.41 jam dan Total Jam orang kapal kayu : 27.840 menit atau 560 jam. Kata Kunci : Ekonomis, Fiberglass, Kayu, dan Jam orang.


Abstract

ABSTRACT ECONOMIC ANALYSIS LIFEBOAT WITH FIBERGLASS MATERIALS AND WOOD MATERIAL IN THE SHIP OF PERINTIS 200 DWT Written By : Danny Rahmanda (6110030028) Lecturer : Ir. Hariyanto Soeroso, MT. Lifeboat construction on Perintis200 DWT ships need a comparison between the terms of Economical Fiber Fiberglass material types of conventional (CSM, WR) and made of wood with the price and quality of the materials. Then the final task of the Economic Analysis of the material Fiberglass sloop with wood material which is planned to be built in the area Bastiong, Ternate city. Survey results and the need for procurement of material that is in the field we can determine economically between the fiberglass and wood materials we specify Hour People in the process, finally we compare. Own pioneer ship 200 DWT using lifeboats to the main size L: 5.40 m, B: 1.9 m, H: 0.9 m, T: 0.3. Based on the analysis of material prices between the two ships lifeboat with FRP materials and wood, it can be deduced value of both materials ekocomis Total price of FRP materials needs Rp 153,533,000.00 and the total price of Rp Wood material needs. 109,753,600.00. Total Hours of FRP: 3745 minutes or 62.41 hours and the total hours the timber ship: 27,840 minutes or 560 hours. Keywords: Economics, Fiberglass, Wooden, and Man Hours.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Hariyanto Soeroso
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERANCANGAN DAN KONSTRUKSI KAPAL
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.