STUDI PENYEBAB SAGGING PADA LAPISAN ANTI FOULING KAPAL BARU DI PT. DOK DAN PERKAPALAN SURABAYA

STUDY ON THE CAUSE SAGGING ANTI FOULING LAYER NEW SHIP IN PT. DOK DAN PERKAPALAN SURABAYA

Rhojulun Assholeh (6110030027)


Abstrak

Cacat pada pengecatan sering terjadi pada proses pembangunan kapal. Sagging merupakan cacat yang sering ditemukan pada proses pembangunan kapal baru. Untuk menghindari cacat sagging perlu diketahui faktor penyebab terjadinya cacat sagging ini, agar nantinya dapat meminimalisir terjadinya cacat tersebut terulang kembali. Untuk mengetahui penyebab terjadinya cacat sagging yang terjadi, maka akan dilakukan melalui wawancara dan pengamatan secara langsung terhadap proses pengecatan serta analisa terhadap data ? data yang ada. adapun untuk mengetahui penyebab terjadinya Sagging dilakukan pengamatan di PT. DPS pada surface preparation, teknik aplikasi, pengujian pengukuran lapisan tebal basah, pengukuran lapisan tebal kering dan intensitas Sagging. Data tersebut kemudian dibandingkan dengan pengecatan yang sesuai dengan standart hempel yang mengacu pada ASTM, dan ISO. Dari hasil pengamatan, wawancara serta analisa data ? data yang ada diketahui adanya cacat sagging pada area III ? IV yaitu vertikal bottom antara frame (40 ? 47), dan area VII ? VIII vertikal bottom antara (107 ? 114). Dikarenakan proses pelaksanaan pengecatan yaitu pada jarak penyemprotan yang terlalu dekat. Sehingga pada area III ? IV dilakukan perbaikan karena jumlah intensitas cacat 2, sedangkan pada area VII ? VIII tidak dilakukan perbaikan karena jumlah intensitas cacat 1. Kata ? kata kunci : sagging, surface preparation, teknik aplikasi, ASTM, ISO.


Abstract

Defects in painting common in boat buliding process. Sagging is a defect that in often found in the developmend process of new ships. To avoid sagging disabilities need to know the root causes of is sagging defect, to potentially minimize the occurrence of such defects recur. To determine the cause of sagging defect that occurs, it will be done through interviews and direct obsevation of the painting process and analyze the documents is there. As for sagging to determine the cause of the observation made in PT. DPS on surface preparation, application engineering, testing a thick layer of wet measurement, measurement of coating thickness and intensity sagging dry. The document is then compared with the corresponding painting with hempel that refers to the standard ASTM and ISO. From the obsevation, interviews and analysis of documents is known of defect in the sagging area III ? IV are vertically bottom frame (40 ? 47), and area VII ? VIII vertically bottom between (107 ? 114). Due to the implementation process of painting that is at distance of spraying too close. So that the area of III ? IV do repair because the number of defect intensity 2, whereas in area VII ? VIII not be repaired because of the amount of defect intensity 1. Key words : sagging, surface preparation, application techniques, ASTM, ISO.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Ruddianto
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERANCANGAN DAN KONSTRUKSI KAPAL
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.