MODIFIKASI SISTEM PENDINGIN MESIN INDUK KT BIMA 333 MENGGUNAKAN KEEL COOLING

Pratama, Dio Arif Mahardhika (2017) MODIFIKASI SISTEM PENDINGIN MESIN INDUK KT BIMA 333 MENGGUNAKAN KEEL COOLING. Diploma thesis, POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Keel cooling adalah salah satu dari jenis pendinginan tertutup di dalam kapal. Pada sistem pendinginan keel cooling, pipa air tawar diletakan diluar lambung kapal. Air tawar yang mengalir di dalam tube akan didinginkan oleh air laut. Pada tugas akhir ini akan dibahas mengenai cara mendesain tube pendingin tipe keel cooling. Tahap awal dalam mendesain adalah pemilihan pipa dari perhitungan, lalu memilih pipa yang ada di pasaran. Selanjtnya menentukan panas yang dibuang oleh air tawar. Lalu menentukan harga bilangan Reynold, Prandtl dan Nusselt. dari ketiga bilangan tersebut, nilai h konduksi, dan konveksi dapat diketahui. Apabila nilai h dari konveksi dan konduksi diketahui barulah mencari nilai ∆t LMTD. ∆t LMTD ini diperlukan untuk menghitung panjang dari tube. Untuk mengetahui panjang dari tube yang akan digunakan, data yang harus diperoleh yaitu nilai laju perpindahan panas, koefisien perpindahan panas menyeluruh, perbedaan suhu rata-rata (∆t LMTD). Semakin cepat aliran air laut yang mengalir dibawah lambung kapal, maka semakin baik pendinginannya. Penentuan nilai koefisien perpindahan panas sangat bergantung pada suhu dan tekanan, karena yang memengaruhi nilai h adalah bilangan prandtl dan nusselt. Kata Kunci: Keel Cooling, Shell and Tube, LMTD, Panjang Tube ABSTRACT Keel cooling system is include in closed cooling system. In keel cooling system, fresh water tube put outside the hull. Fresh water which flow in the tube cooled by sea water. In this final project, will discuss about how to design tube with keel cooling system. First step of design is to choose the pipe/tube from calculation, then choose tube which there on market. After that calculate how much heat which released by fresh water. Then calculate Reynolds number value, Prandtl number value, and Nusselt number value. After the three variables have known, the value of h or convection coefficient can be known. H value is needed to calculate overall heat transfer coefficient. While the h value from convection has known, then calculate the value of ∆t LMTD. ∆t LMTD is needed to calculate length of tube. To determine tube length, data must collected are heat transfer value, overall heat transfer coefficient, and log mean temperature difference. Faster the flow of sea water through tube banks under ship hull, the cooling is better. Calculation of heat transfer coefficient is depend on temperature and pressure, because h value is depend on prandtl and nusselt number. Key words: Keel Cooling, Shell and Tube, LMTD, Tube length

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Jurusan Teknik Permesinan Kapal > Teknik Permesinan Kapal
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 19 Sep 2018 06:31
Last Modified: 19 Sep 2018 06:31
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/959

Actions (login required)

View Item View Item