PERBANDINGAN ESTIMASI KEBUTUHAN PROFIL DALAM PEMBANGUNAN KAPAL LCT 45 M DENGAN METODE NESTING DAN PERHITUNGAN SAMPLE DI PT. TERAFULK MEGANTARA DESIGN

Rini, Evatri Yulia (2017) PERBANDINGAN ESTIMASI KEBUTUHAN PROFIL DALAM PEMBANGUNAN KAPAL LCT 45 M DENGAN METODE NESTING DAN PERHITUNGAN SAMPLE DI PT. TERAFULK MEGANTARA DESIGN. Diploma thesis, POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Kebutuhan material untuk pembangunan kapal merupakan hal yang memang perlu diketahui secara pasti. Jumlah yang tidak tepat pada perhitungan material yang dibutuhkan berarti kelebihan atau kekurangan dan cenderung akan berdampak pada terganggunya sebuah proyek tersebut. Oleh karena itu sangat perlu dilakukan estimasi berapa kebutuhan material yang akan digunakan terutama untuk profil karena sebagai material utama penunjang konstruksi kapal. Pada Tugas Akhir ini akan membandingkan hasil kebutuhan profil dengan metode nesting dan perhitungan sample. Perhitungan kebutuhan profil tersebut dilakukan pada satu kapal yang terbagi menjadi tiga bagian yaitu transversal section, longitudinal section dan bangunan atas. Hasil dari perbandingan didapatkan perbedaan jumlah kebutuhan profil yang digunakan antara nesting dengan perhitungan sample. Kebutuhan profil untuk pembangunan kapal LCT 45m adalah 125 lonjor dengan profil sisa 81996 mm pada tranversal section, 74 lonjor dengan profil sisa 55258 mm pada bangunan atas, 130 lonjor dengan profil sisa 51350 mm pada longitudinal section untuk perencanaan dengan metode nesting. Sedangkan kebutuhan profil dengan perhitungan sample adalah 135 lonjor pada transversal section, 85 lonjor pada bangunan atas, 142 lonjor pada longitudinal section. Selisih kebutuhan profil antara nesting dan perhitungan sample sebanyak 10 lonjor dengan presentase 8% untuk transversal section, 11 lonjor dan 14,86% untuk bangunan atas, 12 lonjor dan 9,23% untuk longitudinal section. Kata kunci : estimasi, nesting, material, profil. ABSTRACT Material requirements for shipbuilding are things that need to be known for sure. An improper quantity of required material calculations means advantages or disadvantages and are likely to have an impact on the disruption of a project. Therefore it is necessary to estimate how the material needs to be used mainly for the profile because as the main material supporting the construction of the ship. In this Final Project will compare the result of profile requirement with nesting method and sample calculation. The calculation of the profile needs is done on one ship divided into three parts, namely transversal section, longitudinal section and upper building. The result of the comparison shows the difference between the number of profile requirements that used between the nesting and the sample calculation. The profile requirement for the construction of LCT 45m ship is 125 lonjor with residual profile of 81996 mm in tranversal section, 74 lonjor with residual profile 55258 mm in upper building, 130 lonjor with remaining profile 51350 mm in longitudinal section for planning by nesting method. While the requirement of profile with sample calculation is 135 lonjor in transversal section, 85 lonjor on building upper, 142 lonjor on longitudinal section. Difference between profile requirement between nesting and sample calculation is 10 lonjor with percentage 8% for transversal section, 11 lonjor and 14,86% for upper building, 12 lonjor and 9,23% for longitudinal section. Keywords : estimation, nesting, material, profile.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Jurusan Teknik Bangunan Kapal > Teknik Perancangan dan Kontruksi Kapal
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 19 Sep 2018 02:08
Last Modified: 19 Sep 2018 02:08
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/894

Actions (login required)

View Item View Item