ANALISA PENGARUH PERPINDAHAN KLAS KAPAL TANKER SPOB 5000 TONDARI AMERICAN BUREAU OF SHIPING 2017 KE BIRO KLASIFIKASI INDONESIA TERHADAP KEBUTUHAN PLAT KAPAL PADA RUANG MUAT KE - 2

Faizurrohman, Ali (2017) ANALISA PENGARUH PERPINDAHAN KLAS KAPAL TANKER SPOB 5000 TONDARI AMERICAN BUREAU OF SHIPING 2017 KE BIRO KLASIFIKASI INDONESIA TERHADAP KEBUTUHAN PLAT KAPAL PADA RUANG MUAT KE - 2. Diploma thesis, POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA.

Full text not available from this repository.

Abstract

Klasifikasi kapal merukapan syarat utama dalam pembuatan kapal yang berfungsi sebagai pedoman perancangan kapal sebelum kapal tersebut berlayar. Dengan adanya klasifikasi tersebut akan memberikan kemudahan dalam pembangunan kapal dilapagan. Adapun beberapa klasifikasi di Indonesia antara lain BKI (Biro Klasifikasi Indonesia), LR (Lioyd Rule) ataupun ABS (American Bureau Of Shiping) dan lain-lain. Namun kenyataanya ada beberapa pemilik kapal yang menginginkan merubah klas dari kapal yang ada dengan klas lain. Dalam masalah ini klas ABS(American Bureau Of Shiping) ke BKI. Faktor yang menyebabkan perubahan klas yang paling utama adalah peraturan dari negara tersebut yang mewajibkan menerapkan standarisasi klas tertentu bagi kapal yang akan masuk. Selain itu dikarenakan keinginan pemilik kapal sendiri untuk merubah klas. Sehingga dampak yang signifikan akan berpengaruh dari ukuran, bentuk konstruksi ruang muat, kebutuhan plat produksi serta kecepatan kapal tersebut untuk beroperasi. Berdasarkan hasil perhitungan dalam penelitian ini didapatkan kebutuhan plat total dari klas BKI sebesar 157750.939 ton dibandingkan klas ABS sebesar 138852.925 ton. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kebutuhan plat klas BKI lebih besar dibandingkan ABS. Kata kunci : Klasifikasi, Konstruksi, Plat The classification of ships constitutes the main requirement in shipbuilding that serves as a guide for the design of the vessel before it sails. With the classification will provide convenience in the construction of ship dilapagan. Some classifications in Indonesia include BKI (Biro Klasifikasi Indonesia), LR (Lioyd Rule) or ABS (American Bureau Of Shiping) and others. Shipowners are required to use some of the existing classes according to the standards set forth in Law No. 17 of 2008 Article 129 paragraph 1 concerning voyages. But in fact there are some ship owners who want to change the class of existing ships with other classes. In this case the ABS class (American Bureau Of Shiping) to BKI. The factor that causes the most important class change is the regulation of the country which requires applying certain class standardization for the ship to enter. In addition, due to the desire of the shipowners themselves to change the class. So a significant impact will affect the size, shape of the cargo construction, the need for production plates and the speed of the vessel to operate. Based on calculation result in this research got requirement of total plate from BKI class equal to 157750.939 ton compared to ABS class of 138852.925 ton. So it can be concluded that the BKI class plate needs greater than ABS. Keywords: Classification, Construction, Plate

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Jurusan Teknik Bangunan Kapal > Teknik Perancangan dan Kontruksi Kapal
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 18 Sep 2018 06:16
Last Modified: 18 Sep 2018 06:16
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/892

Actions (login required)

View Item View Item