PERHITUNGAN KEBUTUHAN CAT DI AREA LAMBUNG PADA 2 KAPAL PERINTIS 2000 GT DENGAN MENGGUNAKAN 2 MEREK CAT YANG BERBEDA

Mardina, Aan Wasis (2017) PERHITUNGAN KEBUTUHAN CAT DI AREA LAMBUNG PADA 2 KAPAL PERINTIS 2000 GT DENGAN MENGGUNAKAN 2 MEREK CAT YANG BERBEDA. Diploma thesis, POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Sejak Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI pada 2014, 50 Kapal Perintis mulai dibangun di Indonesia. Pembangunan Kapal Perintis ini dilakukan dalam rangka mengimplementasikan Tol Laut yaitu untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan konektivitas antar pulau, serta untuk menjamin tersedianya kebutuhan bahan pokok dan tumbuhnya pusat-pusat perdagangan dan industri. Dengan banyaknya Kapal yang dibangun di Indonesia, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah cara memperlambat laju korosi pada pelat Kapal. Salah satu cara untuk memperlambat laju korosi adalah dengan cara pengecatan. Pada Tugas Akhir ini yang berjudul “PERHITUNGAN KEBUTUHAN CAT DI AREA LAMBUNG PADA 2 KAPAL PERINTIS 2000 GT DENGAN MENGGUNAKAN 2 MEREK CAT YANG BERBEDA” penulis akan membandingkan cat yang sering digunakan di industri perkapalan, yaitu cat merek Jotun dan International. Berdasarkan perhitungan pada bab pembahasan, menggunakan merek Jotun di butuhkan Cat primer 336,56 liter, Anti Corotion (AC) 302,28 liter, Anti Fouling (AF) 236,18 liter, Finish Coat (FC) 229,31 liter, dengan total biaya Rp 215.249.424. Sedangkan pengecatan menggunakan merek International di butuhkan Cat primer 467,9 liter, Anti Corotion (AC) 610,34 liter, Anti Fouling (AF) 227,32 liter, Finish Coat(FC) 265,54 liter, dengan total biaya Rp 271.051.222. Kata Kunci : Pengecatan, Jotun, International Since Joko Widodo was inaugurated to became a President in the 2014, 50 “Perintis Ship” start to built in Indonesian. Perintis Ship Development was made in order to implementing Sea Toll which is that to supporting acceleration of economic growth and increasing connectivity between islands and ensure the availability of primer needs and growing the trade and industry centers. With many ships which was built in Indonesia, one of the things was important to noticed is how to slowing the corrosion to Ship Plate. One of the must to do slowing the corrosion is do painting. In this Final Assignment has title “REQUIREMENT CALCULATION PAINT IN HULL AREA IN THE 2 PERINTIS SHIP 2000 GT WITH USING 2 DIFFERENT PAINT LABEL” The Writer will compare paint was often to used in shipment industry, namely Jotun paint and International. Based on calculation in discussions chapter, using Jotun label is needed primer paint 336,5 liter, Anti Corotion (AC) 302,28 liter, Anti Fouling (AF) 236,18 liter, Finish Coat (FC) 229,31 liter, with total cost Rp 215.249.424. While painting use International label is needed primer paint 467,9 liter, Anti Corotion (AC) 610,34 liter, Anti Fouling (AF) 227,32 liter, Finish Coat(FC) 265,54 liter, with total cost Rp 271.051.222. Keyword : Painting, Jotun, International

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Jurusan Teknik Bangunan Kapal > Teknik Perancangan dan Kontruksi Kapal
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 18 Sep 2018 06:03
Last Modified: 18 Sep 2018 06:03
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/887

Actions (login required)

View Item View Item