HARIS, MUHAMMAD FAIZAL (2026) ANALISIS PENGARUH VARIASI FILLER METAL DAN UKURAN GAP PADA PENGELASAN GMAW ALUMINIUM 5083 H116 TERHADAP STRUKTUR MIKRO, SIFAT MEKANIK, DAN LAJU KOROSI. Diploma thesis, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.
|
Text
0722040027 - Muhammad Faizal Haris - Analaisis Pengaruh Variasi _i_Filler Metal__i_ dan Ukuran _i_Gap__i_ pada Pengelasan GMAW Aluminium 5083 H116 terhadap Struktur Mikro, SIfat Mekanik, dan Laju Korosi.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi filler metal ER5556, ER5183, dan ER5356 serta root gap 0 mm dan 1,2 mm pada pengelasan GMAW Aluminium 5083 H116 terhadap struktur mikro, sifat mekanik, dan laju korosi. Karakterisasi sambungan las dilakukan melalui uji radiografi, uji tarik, uji bending, uji impak, uji kekerasan, pengamatan struktur mikro, dan uji korosi. Hasil radiografi menunjukkan hanya sambungan yang menggunakan filler ER5356 root gap 1,2 mm bersih tanpa cacat, sedangkan lima sambungan lainnya mengalami cacat linear porosity. Kekuatan tarik tertinggi sebesar 229,16 MPa diperoleh pada filler metal ER5356 dengan root gap 1,2 mm dan terendah sebesar 182,43 MPa pada filler ER5556 root gap 0 mm . Nilai kekerasan tertinggi di daerah weld metal diperoleh pada filler ER5356 root gap 1,2 mm sebesar 69,4 HV dan terendah pada filler ER5556 root gap 1,2 mm sebesar 63,7 HV, sedangkan impact strength tertinggi sebesar 0,327 J pada filler ER5356 root gap 0 mm dan terendah sebesar 0,167 pada filler ER5556 root gap 0 mm. Pada uji tekuk variasi filler ER5356 root gap 1,2 mm menunjukkan hasil terbaik dengan patah di bagian root bend dan accepted pada face bend serta yang terburuk pada Filler ER5556 root gap 1,2 mm patah di semua spesimen. Pengamatan struktur mikro menunjukkan semakin tinggi kandungan magnesium menghasilkan struktur mikro yang lebih homogen dengan distribusi presipitasi paduan lebih merata. Laju korosi tertinggi sebesar 0,0283 mm/tahun diperoleh pada filler ER5556 root gap 0 mm, sedangkan laju korosi terendah sebesar 0,0054 mm/tahun diperoleh pada filler ER5356 root gap 1,2 mm. Secara keseluruhan, penggunaan root gap 1,2 mm menghasilkan kualitas sambungan las yang lebih baik, sedangkan filler metal ER5356 memberikan performa terbaik berdasarkan hasil pengujian.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Aluminium 5083 H116, GMAW, filler metal, ukuran gap, sifat mekanik, korosi. |
| Subjects: | TL - Teknik Pengelasan > Pengelasan (Welding) |
| Divisions: | Jurusan Teknik Bangunan Kapal > D4 Teknik Pengelasan |
| Depositing User: | Unnamed user with email repository@ppns.ac.id |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 02:29 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 02:29 |
| URI: | http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/8463 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
