OPTIMASI PROSES FABRIKASI PROYEK TELESCOPIC CRANE MENGGUNAKAN CRITICAL PATH METHOD (CPM) DAN ANALISIS WELDING DEFECT DENGAN FMEA

PRIBADI, REYHAN SAVERO (2026) OPTIMASI PROSES FABRIKASI PROYEK TELESCOPIC CRANE MENGGUNAKAN CRITICAL PATH METHOD (CPM) DAN ANALISIS WELDING DEFECT DENGAN FMEA. Diploma thesis, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.

[img] Text
0722040088 - Reyhan Savero Pribadi - Optimasi Proses Fabrikasi Proyek _i_Telescopic__i_ _i_Crane__i_ Menggunakan _i_Critical__i_ _i_Path__i_ _i_Method__i_ (CPM) dan Analisis _i_Welding__i_ _i_Defect__i_ dengan _i_Failure__i_.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Dalam industri manufaktur alat berat, efisiensi waktu penyelesaian proyek dan kualitas hasil fabrikasi menjadi tuntutan utama bagi perusahaan yang sangat kompetitif. Penelitian ini menelaah optimasi jadwal proyek fabrikasi Telescopic Crane 3 ton di PT X menggunakan metode Critical Path Method (CPM) dan Crashing, serta analisis risiko cacat las melalui Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Proyek ini mengalami keterlambatan penyelesaian karena tingginya intensitas welding defect yang memicu pekerjaan ulang (rework) pada struktur utama. Hasil analisis CPM mengungkap bahwa durasi proyek aktual selama 242 hari dapat dipercepat menjadi 129 hari melalui penerapan Crashing, sehingga efisiensi waktu sebesar 46,69% dicapai dan durasi proyek menjadi 11,64% lebih cepat daripada jadwal rencana 146 hari. Analisis FMEA menunjukkan cacat las dengan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi adalah Porosity (229), diikuti Incomplete Penetration (220), Crack (153), dan Undercut (149). Penyebab utama cacat tersebut terkait faktor manusia, metode kerja, dan pengendalian parameter pengelasan yang kurang optimal. Upaya mitigasi meliputi pengendalian parameter pengelasan sesuai Welding Procedure Specification (WPS), peningkatan disiplin prosedur las, pemeliharaan rutin mesin las, pengendalian kondisi lingkungan kerja, serta peningkatan kompetensi operator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi optimasi jadwal proyek dan analisis risiko kualitas dapat meminimalkan keterlambatan proyek serta mengurangi potensi cacat las pada proses fabrikasi secara signifikan

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Telescopic Crane, Critical Path Method (CPM), FMEA, High Strength Steel, Optimasi Jadwal
Subjects: TL - Teknik Pengelasan > Pengelasan (Welding)
Divisions: Jurusan Teknik Bangunan Kapal > D4 Teknik Pengelasan
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 22 Sep 2026 07:28
Last Modified: 22 Sep 2026 07:28
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/8250

Actions (login required)

View Item View Item