ANALISIS KECELAKAAN KERJA MENGGUNAKAN METODE FTA DAN HFACS PADA PERUSAHAAN PEMBUATAN TANGKI DI MOJOSARI

Ramadhan, Wisnu Sartiko (2026) ANALISIS KECELAKAAN KERJA MENGGUNAKAN METODE FTA DAN HFACS PADA PERUSAHAAN PEMBUATAN TANGKI DI MOJOSARI. UNSPECIFIED thesis, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.

[img] Text
0522040121 - Wisnu Sartiko Ramadhan - Analisis Kecelakaan Kerja Menggunakan Metode FTA dan HFACS Pada Perusahaan Pembuatan Tangki di Mojosari.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Kecelakaan kerja pada perusahaan manufaktur tangki di Mojosari mengalami peningkatan dari 5 kasus pada tahun 2023 menjadi 12 kasus pada tahun 2025. Dari total 25 insiden yang tercatat, mayoritas merupakan kasus Lost Time Injury (LTI) yang terkonsentrasi di Bengkel F, M, dan A. Namun, investigasi internal yang dilakukan perusahaan selama ini hanya berfokus pada kronologi kejadian dan penyebab langsung (immediate causes), sehingga penyebab dasar (root causes) dari kecelakaan tersebut belum berhasil diidentifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab dasar dari tujuh kasus kecelakaan kerja yang representatif selama periode 2023 hingga September 2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kombinasi Fault Tree Analysis (FTA) dan Human Factors Analysis and Classification System (HFACS), yang selanjutnya divalidasi oleh pakar (expert judgment). Hasil analisis FTA mengidentifikasi 68 penyebab dasar, di mana 23 di antaranya sangat dipengaruhi oleh tindakan tidak aman (unsafe acts) yang dipicu oleh faktor manusia. Analisis lanjutan menggunakan HFACS mengidentifikasi 27 faktor pada level precondition for unsafe acts, 20 faktor pada level unsafe supervision, dan 22 faktor pada level organizational influences. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan yang tidak memadai (inadequate supervision) merupakan faktor penyebab paling dominan dalam rangkaian kecelakaan tersebut, yang diperparah oleh lemahnya manajemen sumber daya manusia (kekurangan personel) serta budaya keselamatan organisasi yang belum berkembang secara optimal. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan pelaksanaan toolbox meeting secara rutin sebelum memulai pekerjaan, penambahan jumlah supervisor Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), serta penguatan budaya keselamatan melalui penerapan sistem penghargaan dan sanksi (reward and punishment) yang jelas dan konsisten.

Item Type: Thesis (UNSPECIFIED)
Uncontrolled Keywords: Fault Tree Analysis (FTA), Faktor Manusia, Human factors Analysis and Classification System (HFACS), Investigasi Kecelakaan, Kecelakaan Kerja.
Subjects: K3 - Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja > Identifikasi Bahaya dan Manajemen Risiko (Hazard Identification and Risk Management)
Divisions: Jurusan Teknik Permesinan Kapal > D4 Teknik Keselamatan dan Kesehatan kerja
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 22 Sep 2026 03:56
Last Modified: 22 Sep 2026 03:56
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/8225

Actions (login required)

View Item View Item