ANALISIS VARIASI GAP DAN ARUS PENGELASAN PADA MESIN LAS HASIL RANCANG BANGUN DENGAN SISTEM MAPPING AREA LAS BERBASIS MICROCONTROLLER ESP32 TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN METALOGRAFI

Maulana, Faris (2026) ANALISIS VARIASI GAP DAN ARUS PENGELASAN PADA MESIN LAS HASIL RANCANG BANGUN DENGAN SISTEM MAPPING AREA LAS BERBASIS MICROCONTROLLER ESP32 TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN METALOGRAFI. Diploma thesis, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.

[img] Text
0722040038 - Faris Maulana - Analisis Variasi _i_Gap__i_ dan Arus Pengelasan pada Mesin Las Hasil Rancang Bangun dengan Sistem _i_Mapping__i_ Area Las Berbasis _i_Microcontroller ESP32__i_ terhadap Sifat Mekanik dan Metalogr.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi arus pengelasan dan root gap terhadap sifat mekanik dan struktur mikro baja SS400 yang dilas menggunakan mesin las berbasis microcontroller ESP32. Penelitian dilakukan menggunakan variasi root gap sebesar 6 mm dan 10 mm dengan arus pengelasan 140 A, 160 A, dan 180 A. Pengujian yang dilakukan meliputi uji visual, uji tarik, uji bending, uji kekerasan, serta pengamatan struktur makro dan mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan root gap dan arus pengelasan memberikan pengaruh terhadap kualitas sambungan las, nilai kekerasan, dan struktur mikro yang terbentuk. Berdasarkan uji visual, spesimen dengan root gap 6 mm dan arus 180 A serta root gap 10 mm dan arus 180 A mengalami cacat undercut yang melebihi batas keberterimaan sesuai ISO 5817:2023, sedangkan variasi lainnya masih memenuhi persyaratan. Pada uji tarik, seluruh spesimen mengalami patah pada daerah base metal, yang menunjukkan bahwa kekuatan sambungan las lebih tinggi dibandingkan logam induk. Hasil uji bending juga menunjukkan seluruh spesimen memenuhi standar karena tidak ditemukan cacat yang melebihi batas yang diizinkan. Nilai kekerasan tertinggi diperoleh pada daerah weld metal sebesar 189,94 kgf/mm2, sedangkan pada daerah HAZ sebesar 164,21 kgf/mm2 dan base metal sebesar 158,72 kgf/mm2. Hasil pengamatan struktur mikro menunjukkan bahwa daerah weld metal didominasi oleh fasa polygonal ferrite, grain boundary ferrite, dan pearlite, sedangkan base metal didominasi oleh fasa ferrite dan pearlite. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pemilihan root gap dan arus pengelasan yang tepat mampu menghasilkan sambungan las dengan kualitas yang baik ditinjau dari sifat mekanik maupun struktur mikronya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Pengelasan otomatis, ESP32, FCAW, Variasi gap, Sifat mekanik, Metalografi
Subjects: TL - Teknik Pengelasan > Pengelasan (Welding)
Divisions: Jurusan Teknik Bangunan Kapal > D4 Teknik Pengelasan
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 22 Sep 2026 03:07
Last Modified: 22 Sep 2026 03:07
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/8217

Actions (login required)

View Item View Item