ANALISIS VARIASI KETEBALAN MATERIAL DAN JUMLAH LINTASAN FRICTION STIR WELDING DENGAN PENAMBAHAN Al2O3 TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN SIFAT MEKANIK PADA MATERIAL ALUMINIUM 5083

SYAIFULLOH, MOHAMMAD AGUS FAIQ (2026) ANALISIS VARIASI KETEBALAN MATERIAL DAN JUMLAH LINTASAN FRICTION STIR WELDING DENGAN PENAMBAHAN Al2O3 TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN SIFAT MEKANIK PADA MATERIAL ALUMINIUM 5083. Diploma thesis, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.

[img] Text
0722040107 - Mohammad Agus Faiq Syaifulloh - Analisis Variasi Ketebalan Material dan Jumlah Lintasan _i_ Friction Stir Welding __i_ dengan Penambahan Al2O3 terhadap Metalografi dan Sifat Mekanik pada Material Aluminium 5083.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Friction Stir Welding (FSW) merupakan proses pengelasan solid state karena panas timbul akibat putaran dari tool di area pengelasan yang menghasilkan gesekan antar logam induk. Berbeda dengan pengelasan fusi yang menggunakan suhu panas tinggi untuk mencairkan material sambungan dan pendinginan yang cepat sehingga berakibat retak dan porositas pada aluminium. Penelitian dilakukan untuk menganalisis pengaruh perbedaan ketebalan material dan jumlah lintasan pada proses FSW dengan penambahan nanopartikel Al₂O₃ terhadap struktur mikro dan sifat mekanik aluminium 5083. Evaluasi kualitas sambungan dilakukan melalui pengujian metalografi, pengujian kekerasan metode Vickers, dan pengujian tarik. Hasil visual menunjukkan cacat underfill yang melebihi batas toleransi pada spesimen A4, C4, dan C4a karena menggunakan 4 lintasan, kemudian pada hasil makro terdapat cacat void pada spesimen A2 (ketebalan 4mm, 2 lintasan tanpa Al₂O₃) maka dari itu pada spesimen ini berpengaruh pada hasil uji tarik yang menurun sebesar 243,01 MPa. Hasil uji tarik tertinggi didapat pada spesimen C2 (ketebalan 8 mm, 2 lintasan, tanpa nanopartikel Al2O3) sebesar 310,72 MPa. Hasil uji kekerasan pada daerah Nugget Zone (NZ) didapatkan nilai tertinggi pada spesimen A4a (ketebalan 4 mm, 4 lintasan, dengan nanopartikel Al2O3) 89,85 kgf/mm² dan untuk nilai terendah uji kekerasan terdapat pada spesimen A4 (ketebalan 4 mm, 4 lintasan, tanpa nanopartikel Al2O3), yaitu sebesar 76,24 kgf/mm². Hal ini menunjukkan bahwa penambahan nanopartikel Al₂O₃ serta variasi ketebalan material dan jumlah lintasan berpengaruh terhadap kualitas sambungan aluminium 5083. Penambahan nanopartikel Al₂O₃ menghasilkan struktur mikro yang lebih halus dan homogen pada daerah Nugget Zone (NZ)

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Friction Stir Welding, Al₂O₃, Aluminium 5083
Subjects: TL - Teknik Pengelasan > Pengelasan (Welding)
Divisions: Jurusan Teknik Bangunan Kapal > D4 Teknik Pengelasan
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 03 Sep 2026 04:35
Last Modified: 03 Sep 2026 04:35
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/7888

Actions (login required)

View Item View Item