ANALISIS RISIKO PEMBOROSAN MATERIAL FIBERGLASS PADA PROYEK PEMBUATAN KAPAL PATROLI MENGGUNAKAN METODE ROOT CAUSE ANALYSIS (RCA) DAN FAILURE MODE AND EFFECTS ANALYSIS (FMEA)

Ningseh, Sri Hastutik (2026) ANALISIS RISIKO PEMBOROSAN MATERIAL FIBERGLASS PADA PROYEK PEMBUATAN KAPAL PATROLI MENGGUNAKAN METODE ROOT CAUSE ANALYSIS (RCA) DAN FAILURE MODE AND EFFECTS ANALYSIS (FMEA). Diploma thesis, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.

[img] Text
1122040148 - Sri Hastutik Ningseh - Analisis Risiko Pemborosan Material _i_Fiberglass__i_ pada Proses Pembuatan Kapal Patroli Menggunakan Metode _i_Root Cause Analysis__i_ (RCA) dan _i_Failure Mode and Effects Analysis__i_ (.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Industri maritim di Indonesia memerlukan pengelolaan material yang efisien dalam proyek pembuatan kapal patroli berbahan fiberglass. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar penyebab utama pemborosan material fiberglass, menganalisis tingkat risikonya, serta merumuskan usulan perbaikan. Hal ini dilakukan karena ditemukan adanya perbedaan yang signifikan antara rencana kebutuhan dan realisasi pemakaian material utama fiberglass yang meliputi matt, woven roving, resin, dan catalyst. Seluruh material tersebut melampaui batas toleransi perusahaan sebesar 10% sehingga menunjukkan adanya risiko pemborosan yang berdampak langsung pada kerugian biaya produksi. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi langsung di galangan kapal, perhitungan pemakaian material, dan wawancara dengan lima orang pakar di bidang produksi kapal fiberglass. Penelitian ini menggunakan metode Root Cause Analysis (RCA) untuk mencari akar penyebab terjadinya pemborosan material dan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk menilai tingkat risiko serta menentukan prioritas perbaikan berdasarkan matriks risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resin dan matt menjadi material penyumbang kerugian terbesar dengan kumulatif 79,69% dari total kerugian sebesar Rp12.922.950,00. Berdasarkan pemetaan matriks risiko ditemukan 5 risiko High Risk sebagai prioritas utama perbaikan. Usulan perbaikan yang direkomendasikan pembuatan sistem pelaporan harian, peningkatan pengawasan oleh divisi QC, pembuatan SOP pelapisan khusus, penyusunan aturan penggunaan material sisa, serta pengelolaan tempat penyimpanan material

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), Fiberglass, Matriks Risiko, Pemborosan Material, Root Cause Analysis (RCA)
Subjects: MB - Manajemen Bisnis > Manajemen Operasi dan Produksi
Divisions: Jurusan Teknik Bangunan Kapal > D4 Manajemen Bisnis Maritim
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 28 Aug 2026 08:30
Last Modified: 28 Aug 2026 08:30
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/7780

Actions (login required)

View Item View Item