PENGARUH PROSES FAIRING TERHADAP KEKERASAN DAN MIKRO STRUKTUR MATERIAL

Herwanto, Dedy (2016) PENGARUH PROSES FAIRING TERHADAP KEKERASAN DAN MIKRO STRUKTUR MATERIAL. Diploma thesis, POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA.

Full text not available from this repository.

Abstract

Deformasi adalah perubahan bentuk material yang disebabkan oleh gaya / tekanan dan lingkungan yang di terima oleh material (plat). Untuk mengurangi atau menghilangkan deformasi maka dapat dilakukan proses heat treatment yang biasa disebut fairing. Fairing merupakan proses pemanasan pada plat atau heat treatment dan langsung didinginkan secara cepat. Proses fairing ini dapat merubah mechanical properties material. Penelitian tentang pengaruh fairing terhadap mechanical properties material dengan mengambil sempel material kemudian dilakukan proses fairing sebanyak 1-3 kali dengan suhu 150°C-600°C dan didingikan secara cepat dengan menggunakan media air hingga suhu 45°C-60°C. kemudian dilakukan pengujian hardness dan mikro struktur material. Untuk mengetahui perbedaan material setelah proses fairing. Berdasarkan dari semua pelaksanaan proses fairing, hasil pengujian hardness telah terlihat perbedaan yang cukup signifikan. material yang memiliki tingkat kekerasan tertinggi adalah material yangdi panaskan dan di dinginkan sebanyak 3 kali dengan tingkat kekerasan rata-rata adalah 181,73 BHW. Jika di bandingkan dengan L2 dan L1 yang tingkat kekerasan lebih rendah engan tingkat kekerasan untuk L2 adalah 176,88 BHW dan untuk L1 adalah 160,21 BHW . Jika dilihat dari struktur mikro material tidak jauh berbeda. Fasa yang terbentuk adalah Fearlit dan ferrit. Pada HAZ (Heat Affected Zone) struktur mikro pada HAZ akan terlihat berbeda karena mengalami perubahan butiran struktur yang disebabkan oleh pengaruh panas saat proses fairing. Pada daerah HAZ akan mengalami proses rekristalisasi dan pertumbuhan butir. Kata kunci : Fairing, Hardness, struktur mikro, Fearlit, Ferrit, Heat Affected Zone Deformation is a change in the form of material caused by the force / pressure and environment that is received by the material (plate). To reduce or eliminate the deformation of the heat treatment process can be performed is commonly called fairing. Fairing is a process of heating the plate or heat treatment and immediately cooled rapidly. The fairing process can change the mechanical properties of the material. Research on the effect of the fairing of the mechanical properties of materials by taking a sample of the material and then do the fairing much as 1-3 times with a temperature of 150 ° C-600 ° C and didingikan quickly using water media up to a temperature of 45 ° C-60 ° C. then testing of hardness and micro structure of the material. To determine differences in the material after the process of fairing. Based on all of the implementation process of the fairing, hardness test results have shown a significant difference. materials that have the highest levels of violence are material Yangdi heat and let cool for 3 times the average level of violence is 181.73 BHW. When compared with L2 and L1 are lower levels of violence ith the level of violence to L2 is 176.88 BHW and for L1 is 160.21 BHW. If seen from the microstructure of the material is not much different. Phase formed is Fearlit and ferrite. In the HAZ (Heat Affected Zone) microstructure on HAZ will look different because of a change in grain structure caused by the effect of heat during the process fairing. In the HAZ region will experience the process of recrystallization and grain growth. Keywords: Fairing, Hardness, microstructure, ferrite, Ferrite, Heat Affected Zon

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Jurusan Teknik Bangunan Kapal > Teknik Bangunan Kapal
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 15 Sep 2018 03:53
Last Modified: 15 Sep 2018 03:53
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/768

Actions (login required)

View Item View Item