STUDI NUMERIK PENGARUH JENIS FLUIDA PERANTARA DAN GEOMETRI TUBE BUNDLE PADA KINERJA PERPINDAHAN PANAS INTERMEDIATE FLUID VAPORIZER (IFV)

Afandi, Ruly (2026) STUDI NUMERIK PENGARUH JENIS FLUIDA PERANTARA DAN GEOMETRI TUBE BUNDLE PADA KINERJA PERPINDAHAN PANAS INTERMEDIATE FLUID VAPORIZER (IFV). Diploma thesis, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.

[img] Text
0822040078 - Ruly Afandi - Studi Numerik Pengaruh Jenis Fluida Perantara dan Geometri _i_Tube Bundle__i_ pada Kinerja Perpindahan Panas _i_Intermediate Fluid Vaporizer__i_ (IFV)-1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini mengembangkan model numerik satu dimensi pada kondisi tunak untuk menganalisis kinerja perpindahan panas intermediate fluid vaporizer (IFV) pada sistem regasifikasi LNG, dengan mendiskretisasi IFV menjadi sejumlah segmen aksial guna memperoleh distribusi koefisien perpindahan panas lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima korelasi perpindahan panas yang dikaji menghasilkan koefisien dengan rentang lebar, dari 960,20 W/m².K pada kondensasi hingga 57.477,25 W/m².K pada evaporasi LNG dua fase, dengan kondensasi film pada permukaan luar tube kondensor sebagai tahanan termal dominan. Sisi LNG menunjukkan koefisien tertinggi pada daerah two-phase yang menurun drastis pada daerah superheated gas (2.867,26 W/m².K), berbanding terbalik dengan penurunan tekanan yang justru terbesar pada daerah tersebut (89.375,07 Pa dari total 115.755,80 Pa). Propana unggul secara termal dengan koefisien tertinggi (1.606,39 W/m².K) dan laju alir massa terendah (20,08 kg/s), namun bersifat mudah terbakar (kelas A3), sedangkan R450A tampil sebagai alternatif tidak mudah terbakar (kelas A1) dengan kinerja kompetitif (1.454,04 W/m².K) dan GWP terendah (547). Variasi geometri seperti penambahan jumlah dan panjang tube meningkatkan luas perpindahan panas namun menurunkan koefisien perpindahan panas menyeluruh, sedangkan pengecilan diameter tube meningkatkan koefisien perpindahan panas namun disertai kenaikan penurunan tekanan. Untuk mencapai error 2x10 −5 pada evaporator dibutuhkan 120 segmen dan 0.01% pada kondensor dibutuhkan 150 segmen per pass.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: intermediate fluid vaporizer, regasifikasi LNG, propana, perpindahan panas, model numerik satu dimensi.
Subjects: TP - Teknik Perpipaan > Piping Fluid Mechanics & Thermodynamics
Divisions: Jurusan Teknik Permesinan Kapal > D4 Teknik Perpipaan
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 11 Aug 2026 04:07
Last Modified: 11 Aug 2026 04:07
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/7563

Actions (login required)

View Item View Item