ANALISIS RISIKO DAN PENENTUAN MITIGASI MENGGUNAKAN METODE FAILURE MORRTDE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) PADA PROSES OPERASIONAL GUDANG PERUSAHAAN MARINE EQUIPMENT DI SIDOARJO

Firmansyah, Muhammad Ilham Rizky (2026) ANALISIS RISIKO DAN PENENTUAN MITIGASI MENGGUNAKAN METODE FAILURE MORRTDE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) PADA PROSES OPERASIONAL GUDANG PERUSAHAAN MARINE EQUIPMENT DI SIDOARJO. Diploma thesis, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.

[img] Text
1122040047 - Muhammad Ilham Rizky Firmansyah - Analisis Risiko dan Penentuan Mitigasi Menggunakan Metode _i_Failure Mode and Effect Analysis__i_ (FMEA) dan _i_Analytical Hierarchy Process__i_ (AHP) pada Proses Operasional Gud-1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Operasional gudang pada perusahaan Marine Equipment berperan penting dalam menjamin kelancaran arus barang, ketepatan pengiriman, serta kualitas layanan kepada pelanggan. Namun, sejumlah kendala operasional berpotensi menimbulkan risiko bagi kinerja gudang dan reputasi perusahaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi risiko yang terjadi pada operasional gudang serta memberi rekomendasi mitigasi untuk mengurangi dampak risiko. Penelitian ini menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menentukan prioritas risiko dan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan langkah mitigasi. Hasil penelitian ditemukan tiga risiko prioritas dengan nilai RPN tertinggi, yaitu stock out yang menyebabkan hilangnya potensi penjualan dengan RPN 340, barang rusak di gudang RPN 310, dan barang datang dengan keadaan rusak RPN 296. Hasil perhitungan metode AHP, risiko stock out yang menyebabkan hilangnya potensi penjualan menempati peringkat pertama untuk mitigasi memperoleh bobot 0,671 dengan prioritas mitigasi menetapkan safety stock dan buffer stock untuk barang yang sering terjual. Selanjutnya, risiko barang rusak di gudang memiliki bobot 0,167 dengan prioritas mitigasi pemisahan zona penyimpanan berdasarkan karakteristik barang yang mudah rusak. Sedangkan risiko barang datang dengan keadaan rusak menepati urutan terakhir dengan bobot 0,161 dengan prioritas mitigasi penerapan standarisasi spesifikasi, mutu, serta prosedur pengemasan produk antara perusahaan dan vendor

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Analytical Hierarchy Process, Failure Mode and Effect Analysis, Manajemen Risiko, Operasional Gudang, Risiko Operasional
Subjects: MB - Manajemen Bisnis > Manajemen Sistem Informasi
Divisions: Jurusan Teknik Bangunan Kapal > D4 Manajemen Bisnis Maritim
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 06 Aug 2026 08:21
Last Modified: 06 Aug 2026 08:21
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/7530

Actions (login required)

View Item View Item