ANALISIS KESELAMATAN KERJA CRANE BARGE PALONG III PADA SAAT OPERASI PENGANGKATAN GE LM2500 ENGINE DI LOKASI TCP PLATFORM CPU FIELD TOTAL E&P INDONESIÉ

Fadhil, Muhammad (2016) ANALISIS KESELAMATAN KERJA CRANE BARGE PALONG III PADA SAAT OPERASI PENGANGKATAN GE LM2500 ENGINE DI LOKASI TCP PLATFORM CPU FIELD TOTAL E&P INDONESIÉ. Diploma thesis, POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Total E&P Indonesié Ltd. (TEPI) merupakan anak dari perusahaan induk Total S.A., sebuah perusahaan dari Prancis yang bergerak di sektor perminyakan dan gas, mulai dari hulu hingga hilir. Untuk wilayah Indonesia, perwakilan TOTAL S.A. pada bagian hilir adalah Total Oil Indonesia, sedangkan di hulu ada TEPI yang merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) yang bertanggungjawab untuk mengeksplorasi dan memproduksi minyak dan gas di area Delta Mahakam, yang mana area tersebut mayoritasnya berupa rawa-rawa sehingga banyak pekerjaan yang dilakukan dengan menggunakan kapal, diantaranya kapal jenis barge yang diatasnya terdapat crane (floating crane). Perusahaan ini mempunyai prosedur yang lengkap dan ketat terutama dalam hal keselamatan kerja guna menekan angka kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja. Tujuan dari tugas akhir ini yaitu Mengetahui stabilitas floating crane pada saat melakukan operasi pengangkatan dengan menggunakan software MAXSURF, dan Mengidentifikasi dan mengontrol bahaya pada operasi pengangkatan dan pemasangan dengan menggunakan Job Risk Analysis (JRA). Pengerjaan tugas akhir ini dilakukan dengan beberapa tahapan, antara lain pemodelan floating crane dengan menggunakan software MAXSURF dan menghitung stabilitasnya berdasarkan IMO Resolution MSC.267(85) dan IMO Resolution A.1023(26). Selain itu juga mengidentifikasi pekerjaan, memecah pekerjaan menjadi tugas-tugas, mengidentifikasi bahaya untuk setiap tugas, melakukan penilaian risiko kerja awal, menentukan langkah-langkah pengendalian risiko, kemudian menilai risiko residualnya, berdasarkan prosedur operasi standar JRA milik TEPI. Hasil perhitungan stabilitas dari floating crane menunjukkan crane siap digunakan untuk operasi pengangkatan GE LM2500 Engine di TCP Platform karena angka yang dihasilkan dari perhitungan tersebut sudah sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Diketahui beban maksimum yang dapat diangkat oleh floating crane pada kondisi 10% Consummables adalah 109,476 ton, pada kondisi 50% Consummables adalah 108,149 ton, dan pada kondisi 100% Consummables adalah 105,997 ton. Diketahui juga untuk operasi pengangkatan GE LM2500 di TCP Platform, terdapat 35 potensi bahaya Untolerable yang teridentifikasi yang tersebar di setiap task. Dari 35 potensi bahaya tersebut, terdapat 29 potensi bahaya yang diturunkan levelnya menjadi Acceptable, dan 6 potensi bahaya yang turun menjadi Tolerable. Kata kunci : Stabilitas, Floating Crane, MAXSURF, Job Risk Assessment ABSTRACT Total E&P Indonesié Ltd. (TEPI) is a subsidiary of its parent company, Total S.A., a French multinational oil and gas company, that has assets from upstream sector, midstream sector, to downstream sector. In Indonesia, TOTAL S.A. representative for downstream sector is Total Oil Indonesia, whereas for upstream, it is TEPI, which is a Contractor with partnership contracts (Kontraktor Kontrak Kerja Sama/KKKS) with Special task force for upstream oil and gas business activities (SKK Migas), that is responsible for exploration and production of oil and gas in Mahakam Delta, an area that consists majorly of swamp and so many works there were done using water-borne vehicles, one of which is a barge that is mounted with a crane, hence the name floating crane. This company has comprehensive and strick procedures especially in health, safety, and environment, in order to minimize the number of casualty from workplace accidents and occupational diseases. The aim of this final project is to Find out the intact stability of floating crane during lifting operation using MAXSURF software, and to Identify and control risks that occur during lifting operation using Job Risk Analysis (JRA). This final project was in several stages, among others are, modelling the floating crane with the help from MAXSURF and calculating its intact stability value using IMO Resolution MSC.267(85) and IMO Resolution A.1023(26). Furthermore, identifying the job, breaking the job into several tasks, identifying the hazards of each task, doing initial risk assessment, determining the risk control measures and then assessing the residual risk, using Standard Operating Procedure JRA owned by TEPI. The calculation results of floating crane show that the crane is ready to use for lifting operation of GE LM2500 Engine in TCP Platform because the value produced from the calculation passed the determined criteria. It was found out that the maximum load which might be safely applied to the floating crane on 10% Consummables loadcase was 109.476 tonnes, 108.149 tonnes on 50% Consummables, and 105.997 tonnes on 100% Consummables. Also found out, for lifting operation of GE LM2500 Engine in TCP Platform, there are 35 Untolerable risks, 29 of which are able to be reduced to Acceptable risks, and 6 to Tolerable risks. Keywords : Intact Stability, Floating Crane, MAXSURF, Job Risk Assessment

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 14 Sep 2018 03:43
Last Modified: 14 Sep 2018 03:43
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/686

Actions (login required)

View Item View Item