ANALISA DAN PENGENDALIAN FAKTOR RISIKO PEKERJAAN OFFSHORE PADA PT.X TERHADAP TINGKAT RISIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER DENGAN METODE FRAMINGHAM SCORE

Istanto, Kriselda Pranandaputri (2016) ANALISA DAN PENGENDALIAN FAKTOR RISIKO PEKERJAAN OFFSHORE PADA PT.X TERHADAP TINGKAT RISIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER DENGAN METODE FRAMINGHAM SCORE. Diploma thesis, POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan salah satu jenis penyakit jantung yang jumlah penderitanya semakin bertambah dari tahun ke tahun dan telah memakan banyak korban. Penyakit jantung koroner ini merupakan penyakit dengan prevalensi yang cukup tinggi di masyarakat umum maupun masyarakat pekerja, serta berperan bagi kematian sebesar 36,5%, kesakitan dan tidak mampu bekerja (Depkes 2007). Pada area offshore di PT.X ini terdapat faktor-faktor yang merupakan faktor risiko PJK, antara lain yaitu kebisingan, stress kerja akibat risiko pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kerja yang terpencil, serta gaya hidup pekerja pada area offshore. Penelitian ini dilakukan pada area kerja offshore di PT.X dengan tujuan untuk mengetahui gambaran tingkat risiko dan faktor risiko PJK berdasarkan framingham score, mengetahui ada tidaknya kecenderungan perbedaan kadar kolesterol total, kadar HDL, dan tekanan darah dari tahun 2011-2015, mengetahui hubungan antara masa kerja terhadap tingkat risiko PJK, mengetahui hubungan antara departemen terhadap tingkat risiko PJK, dan menetukan pengendalian yang sesuai. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh pekerja offshore pada PT.X. Metode pengambilan sample dilakukan berdasarkan purposive sample yaitu sebanyak 93 reponden pada tiap tahun mulai tahun 2011-2015. Jenis penelitian ini merupakan penelitian secara analisis (Analytical Reseach). Penilaian risiko PJK menggunakan framingham score. Analisis statistik yang dilakukan yaitu analisis uji beda dengan menggunakan paired t-test dan uji wilcoxon signed rank test, serta melakukan uji hubungan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kategori tingkat risiko PJK High Risk yaitu pada tahun 2011 sebesar 38,71% dan pada tahun 2015 menjadi 46,24%. Sedangkan untuk kategori tingkat risiko PJK Average mengalami penurunan yaitu pada tahun 2011 sebesar 37,63% dan pada tahun 2015 menjadi 36,56%. Selain itu juga terjadi penurunan pada tingkat risiko PJK Low Risk yaitu pada tahun 2011 sebesar 23,66% dan pada tahun 2015 menjadi 17,20%. Berdasarkan hasil uji paired t-test tidak terdapat perbedaan rerata faktor risiko kadar kolesterol total dan kadar HDL dari tahun ke tahun pada tahun 2011-2015. Selain itu berdasarkan uji wilcoxon signed rank test juga tidak terdapat perbedaan rerata tekanan darah dari tahun ke tahun pada tahun 2011-2015. Setelah dilakukan uji korelasi chi-suare antara masa kerja terhadap tingkat risiko PJK didapatkan nilai p-value>0,05 yaitu 0,398 jadi dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara masa kerja terhadap tingkat risiko PJK. Dan setelah dilakukan uji korelasi chi-suare antara departemen kerja terhadap tingkat risiko PJK didapatkan nilai p-value<0,05 yaitu 0,028 jadi dapat disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna antara departemen kerja terhadap tingkat risiko PJK. Pengendalian yang dilakukan yaitu pengendalian program promosi kesehatan yang meliputi Health Bulletin, penyuluhan kesehatan, pemantauan dan evaluasi terapi farmakologi, workout (fitnes), klinik berhenti merokok, Medical Check Up khusus. Selain itu juga dilakukan pengendalian pola menu makan diet berdasarkan faktor risiko PJK penyebabnya dan kebutuhan kalori per hari. Kata kunci : Penyakit Jantung Koroner (PJK), framingham score, tingkat Risiko PJK, faktor risiko PJK ABSTRACT Coronary Heart Disease (CHD) is one type of heart disease that the number of sufferers is always increase from year to year and has claimed many victims. Coronary heart disease is a disease with a high prevalence in the general population and community of workers, as well as contributing to the death of 36.5%, in pain and unable to work (Depkes, 2007). In the offshore area of PT.X there are factors which are risk factors of CHD are noise, work stress due to high risk of jobs and location is remote, and life style of worker in the offshore area. This research was conducted on offshore area in PT.X and it purpose to describe the risk level and risk factor of CHD based on the Framingham score, determine whether there is a tendency differences in levels of total cholesterol, HDL levels, and blood pressure of the years 2011-2015, determine the relationship between tenure of the level of risk of CHD, determine the relationship between the departments of the level of risk of CHD, and determine the appropriate controls. Amaount of sample is determined by purposive sample as many as 93 respondents in each year from 2011 to 2015. The risk assesment of CHD is determined by framingham score. Statistical analysis who conducted is analysis of diferent test paired t-test and wilcoxon signed rank test and relationships test using chi-square test. The results of this study indicate that there is an increased CHD risk level category High Risk which in 2011 amounted to 38.71% and in 2015 to 46.24%. As for the category of risk of CHD Average rate decreased, ie in 2011 amounted to 37.63% and in 2015 to 36.56%. There was also a decline in the level of risk of CHD Low Risk which in 2011 amounted to 23.66% and in 2015 to 17.20%. Based on the results of paired t-test there are differences in risk factors for total cholesterol and HDL levels from year to year in 2011-2015. Based on the Wilcoxon Signed Rank Test was also no difference in blood pressure averages from year to year in 2011-2015. And the result of chi-suare correlation test between the work experience and risk level of CHD obtained p-value > 0.05 is 0.398 so we can conclude that there is no significant relationship between the work experience and risk level of CHD. And the chi-suare correlation test between work departement and risk level of CHD obtained p-value < 0.05 is 0,028 so it can be concluded there is a significant relationship between the works department and risk level of CHD. Risk level of CHD is controled by health promotion program that includes the Health Bulletin, health education, monitoring and evaluation of pharmacological therapy workout (fitness), smoking cessation clinics, Medical Check Up. It also made the control of diet based on the cause and CHD risk factors calorie needs per day. Key Word : Coronary Heart Disease (CHD), framingham score, risk level of CHD risk factor of CHD

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 13 Sep 2018 04:59
Last Modified: 13 Sep 2018 04:59
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/633

Actions (login required)

View Item View Item