PENILAIAN RISIKO DAN PERENCANAAN KEGIATAN PERAWATAN KETEL UAP MENGGUNAKAN METODE RCM II DAN IDENTIFIKASI BAHAYA MENGGUNAKAN TRA DI PT. X.

ALVANI, IVAN NOVIYAN (2016) PENILAIAN RISIKO DAN PERENCANAAN KEGIATAN PERAWATAN KETEL UAP MENGGUNAKAN METODE RCM II DAN IDENTIFIKASI BAHAYA MENGGUNAKAN TRA DI PT. X. Diploma thesis, POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Pengoperasian ketel uap di PG. X berpotensi terjadinya resiko ledakan. PG. X menggunakan ketel uap untuk menggerakkan turbin yang terletak pada stasiun listrik, stasiun gilingan dan stasiun ketel. Terdapat 10 ketel pada PG X dengan kapasitas masing-masing 3 ton, 3,8 ton, 3,8 ton, 3 ton 3,8 ton, 3,5 ton, 3,8 ton, 4,3 ton , 3,8 ton, dan 3,8 ton. Suhu operasinya mencapai C. Salah satu usaha yang dilakukan untuk meminimalkan resiko pengoperasian ketel adalah dengan melakukan perawatan yang teratur. Dalam merencanakan kegiatan perawatan yang tepat, perlu dilakukan analisa terhadap bentuk kegagalan fungsi peralatan tersebut. Penelitian ini akan membahas perencanaan kegiatan perawatan dengan menerapkan metode RCM (Reliability Centered Maintenance) II dan penilaian resiko kegagalan fungsi yang ditimbulkan oleh peralatan ketel.Analisa kuantitatif akan dimasukkan dalam penentuan interval waktu perawatan optimal dengan memperhatikan biaya perawatan (CM) serta biaya kerusakan (CR). Sedangkan TRA (Task Risk Assessment) digunakan untuk identifikasi bahaya. Dari hasil penelitian diketahui bahwa terdapat 22 bentuk kegagalan pada peralatan ketel. Untuk mengantisipasi kegagalan tersebut maka kegiatan perawatan yang diberikan untuk peralatan ketel meliputi scheduled on condition, scheduled discard,scheduled restoration dan combination task. Hasil penilaian resiko menunjukkan bahwa komponen kritis yang perlu mendapatkan prioritas dalam memberikan perawatan ketel adalah kegagalan tangki deaerator Kata kunci : risiko, kegiatan perawatan, interval perawatan, kegagalan fungsi ABSTRACT The operational of boiler in PG. X has potential resulting accident, that isexplosion. PG. X operated boiler to support production process in order to generateturbine at Electric, Milling, and Boiler Station. PG. X has 10 boilers, each boiler has capacity 3 tons, 3,8 tons, 3,8 tons, 3 tons, 3,8 tons, 3,5 tons, 3,8 tons, 4,3 tons, 3,8 tons,and 3,8 tons with working temperature reach C. One of the effort to minimize risk consequences of boiler operation by givenregular maintenance. In scheduling maintenance task precisely is required failure andrisk assessment of all functional failure equipment. This research discussed how to make maintenance schedule task at boiler by applying RCM II (Reliability Centered Maintenance) method and risk assessment. Quantitative assessment is considered to decide preventive maintenance intervals, by examine CM(Maintenance Cost) and CR (Repair Cost). TRA (Task Risk Assessment) will used toidentification of hazard. From the research result, have been known that there are 22 failure mode swhich follow functional failure of boiler operation. To anticipate failure modes of boiler operation, scheduled maintenance which have given by heed RCM II decision diagram are schedule on condition task, scheduled discard task, scheduled restoration task, and combination of task. The result of risk assessment showed that critically component thatneed priority of boiler maintenance are deaerator tank. Key words : risk, maintenance task, maintenance interval, function failure.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 13 Sep 2018 04:12
Last Modified: 13 Sep 2018 04:12
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/615

Actions (login required)

View Item View Item