ANALISIS RISIKO KEBAKARAN DAN LEDAKAN UNIT DEGASIFIER DI PT. YTL JAWA TIMUR

Indana, Rizky (2016) ANALISIS RISIKO KEBAKARAN DAN LEDAKAN UNIT DEGASIFIER DI PT. YTL JAWA TIMUR. Diploma thesis, POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK PT. YTL Jawa Timur bergerak dalam bidang pengoperasian dan perawatan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di unit 5 & 6 Paiton – Probolinggo Jawa Timur. Prinsip kerja PLTU Paiton unit 5 dan 6 secara umum adalah Pembakaran batubara pada boiler untuk memanaskan air dan mengubah air tersebut menjadi uap yang sangat panas yang digunakan untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan tenaga listrik dari kumparan medan magnet di generator. PT. YTL Jawa Timur menggunakan air laut yang diproses dengan cara klorinasi. Hidrogen merupakan hasil samping yang disimpan dalam tangki degasifier. Dalam bukunya tahun 2002 Carson menyatakan bahwa bahaya utama hidrogen mudah terbakar dan meledak. sehingga pada penelitian ini ingin mengkaji lebih detail bahaya apa saja yang terdapat pada unit degasifier tersebut yang dapat menyebabkan kebakaran dan ledakan. Pada penelitian ini menggunakan Fire and Explosion Risk Assesment (FERA) pada pelepasan gas hidrogen melalui scenario lubang 5 mm, 25 mm, 100 mm dan exhaust venting line yang berdiameter 318 mm. Hasil dari konsekuensi kejadian peledakan dan kebakaran unit degasifier adalah terjadinya jet fire, flash fire dan VCE yaitu thermal radiant flux dan blast overpressure.Risiko merupakan perkalian antara frekuensi dan konsekuensi. Dimana risiko ini untuk mengetahui apakah risiko tersebut dapat diterima, ditoleransi atau tidak dapat diterima sesuai dengan konsep ALARP. Hasil dari penelitian ini yaitu ditemukan kegagalan yang memiliki risk ranking paling tinggi yaitu exhaust venting line yang tidak bisa meremove hidrogen dengan sempurna ke udara, konsekuensi ketika terjadi jet fire dan flash fire menghasilkan nilai thermal radiant flux yang menyebabkan ketidaknyamanan apabila terpapar dalam waktu yang lama. Dan konsekuensi dari VCE yaitu sebesar 22,94 kPa yang mengakibatkan frameless, rangka baja utama terbongkar, tangki penyimpanan minyak terputus, frekuensi kejadian kebakaran dan ledakan dengan diameter 5 mm sebesar 1,6 x 10 -6 per meter per tahun, diameter 25 mm sebesar 6,7 x 10 -6 per meter per tahun, diameter 100 mm sebesar 1,4x 10 -6 per meter per tahun dan full bore rupture sebesar 5,9 x 10 -6 per meter per tahun. Kategori risiko yang dihasilkan dari perbandingan ALARP dapat diterima. Meskipun demikian tetap diperlukan beberapa masukan rekomendasi untuk mengendalikan risiko kegagalan. Kata kunci : HAZOPS, ALARP, Thermal radiant flux, Blast overpressure ABSTRACT PT. YTL East Java engaged in the operation and maintenance of steam power plant (power plant) in units 5 & 6 Paiton - Probolinggo, East Java. The working principle of Paiton units 5 and 6 in general is burning coal in the boiler to heat the water and changing the water into steam that is highly heat is used to drive a turbine and generate electricity from the coil magnetic field generator. PT. YTL East Java using sea water are processed by chlorination. Hydrogen is a byproduct that is stored in the degasifier tank. In his 2002 Carson stated that the main danger of flammable and explosive hydrogen. so in this study wanted to examine in more detail the danger of what is contained in the degasifier unit that can cause fires and explosions. In this study, using the Fire and Explosion Risk Assessment (FERA) on the release of hydrogen gas through the scenario hole 5 mm, 25 mm, 100 mm and exhaust venting line with a diameter of 318 mm. Results of the consequences of explosions and fires events degasifier unit is the jet fire, flash fire and VCE namely thermal radiant flux and blast overpressure. The risk of a multiplication of the frequency and consequences. Where the risk is to determine whether the risk is acceptable, tolerable, or unacceptable in accordance with the concept of ALARP. The results of this study are evidence of failure that has risk ranking the highest of exhaust venting line can not remove hydrogen perfectly into the air, the consequences when a jet of fire and flash of fire resulted in the value of thermal radiant fluxthat causes discomfort when exposed for a long time. And the consequences of VCE is equal to 22.94 kPa resulting frameless,the main steel frame exposed, oil storage tanks disconnected, the frequency of occurrence of fire and explosion with a diameter of 5 mm was 1.6 x 10 -6 per meter per year, amounting to 25 mm diameter 6.7 x 10 -6 per meter per year, a diameter of 100 mm at 1.4x 10 -6 per meter per year and full bore rupture of 5.9 x 10 -6 per meter per year. Categories of risk resulting from the comparison ALARP acceptable. Nevertheless still required some input and advice on controlling the risk of failure. Keywords: HAZOPS, ALARP, thermal radiant flux, blast overpressure

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 13 Sep 2018 03:57
Last Modified: 13 Sep 2018 03:57
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/608

Actions (login required)

View Item View Item