Redesain pipa jaket pada EPC-1 Banyu Urip Project Bojonegoro

Atmajaya, Wahyu (2015) Redesain pipa jaket pada EPC-1 Banyu Urip Project Bojonegoro. Diploma thesis, POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK EPC-1 Banyu Urip Project adalah suatu proyek pengilangan minyak yang tidak akan terlepas dari desain sistem perpipaan. Sistem perpipaan berfungsi sebagai media penyalur fluida dari equipment satu ke equipment lain. Pada saat fabrikasi sistim perpipaan ini, terdapat beberapa kendala, salah satunya terjadi pada sistim pipa jaket dengan line number AE10-3-LZ-668-7679-A9J(JAC)-64H. Pada sistim ini jarak antara outside core pipe dan inside jacket pipe terlalu kecil hanya 7 mm sehingga tidak dapat difabrikasi. Dari permasalahan di atas dilakukan redesain untuk ketebalan minimal jacket pipe sesuai ASME B31.1 dan perhitungan untuk perpindahan panas yang terjadi pada sistim pipa jaket dengan line number AE10-3-LZ-668-7679-A9J(JAC)-64H. Hasil yang didapatkan dari perhitungan thickness minimal pipa jaket adalah 3,54 mm sedangkan pipa yang digunakan adalah pipa NPS 4 schadule 40. Sedangkan besaran energy yang dipindahkan oleh steam baik ke lingkungan maupun ke sulfur pada desain lama dengan menggunakan pipa jaket NPS 4 Sch 120 adalah 563,05 Watt sedang untuk desain baru dengan menggunakan pipa jaket NPS 4 Sch 40 adalah 575,43 Watt. Untuk laju aliran massa uap yang terjadi pada desain lama adalah sebesar 0,000458 kg/s dan 0,000534 kg/s untuk laju aliran masa uap pada desain baru. Kata kunci : perpindahan panas, schadudule pipa, temperature sulfur ABSTRAC EPC-1 Banyu Urip Project is a project refining oil that will not escape from the design piping sistim. Piping sistim works as a media distributor fluid from equipment one to other equipment. At the moment fabrication sistim pipelines, there are a number of obstacles, one of these sistims pipeline jackets took place on the line number AE10-3-LZ-668-7679-A9J(JAC)-64H. The sistim is the distance between outside core pipe and inside jacket pipe is too small just 7 mm and cannot be fabricated. From the problems to be redesain for at least jacket pipe according ASME B31.1 and the count for the movement heat that happened in sistim pipes jacket with line number AE10-3-LZ-668-7679-A9J(JAC)-64H. Results obtained from the count thickness at least a pipeline jacket is 3.54 mm while pipeline is a pipeline NPS 4 schadule 40. While a massive energy that was transferred by steam well into the environment as well as to sulfur to design for a long time using a pipe jacket NPS 4 Sch 120 is 563.05 watts is for new design using a pipe jacket NPS 4 Sch 40 is 575,43 watts. Speed of the mass to vapor that happened to design for a long time was 0,000458 kg/s and 0,000534 kg/s to speed of the steam room at new design. Key words: heat transfer, pipe schedule, sulfur temperature

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Jurusan Teknik Permesinan Kapal > Teknik Perpipaan
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 10 Sep 2018 04:25
Last Modified: 10 Sep 2018 04:25
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/487

Actions (login required)

View Item View Item