EVALUASI PENJADWALAN PERAWATAN MESIN CNC-FF MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) II DENGAN PENDEKATAN BENEFITCOST RATIO (BCR)

PUTRI, MILKA SUCI ICHA (2021) EVALUASI PENJADWALAN PERAWATAN MESIN CNC-FF MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) II DENGAN PENDEKATAN BENEFITCOST RATIO (BCR). Diploma thesis, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.

[img] Text
0516040050 - Milka Suci Icha Putri - Evaluasi Penjadwalan Perawatan Mesin CNC-FF Menggunakan Metode i Reliability Centered Maintenance _i (RCM) II dengan Pendekatan i Benefit-Cost Ratio _i (BCR).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Divisi Rekayasa Umum atau General Engineering (GE) pada suatu perusahaan galangan kapal saat ini tengah mengerjakan proyek Barge Mounted Power Plant (BMPP) 60 MW, dengan pengadaan konstruksi dan materialnya dipersiapkan menggunakan sepuluh unit mesin perkakas CNC. Berdasarkan observasi operasional mesin perusahaan, diketahui bahwa mesin CNC-FF (Horizontal Boring & Milling Machine) mempunyai frekuensi kerusakan paling tinggi dengan data downtime mencapai 672 jam di Tahun 2019. Apabila kerusakan ini terus-menerus terjadi, tentu akan menyebabkan kerugian yang signifikan terhadap perusahaan akibat tidak terpenuhinya target produksi. Oleh karenanya, untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu adanya evaluasi penjadwalan perawatan guna meminimalisir jumlah downtime dengan menggunakan pendekatan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) II, serta Benefit-Cost Ratio (BCR) sebagai perbandingan kelayakan dari segi pembiayaan antara alternatif perawatan usulan RCM II dengan alternatif existing preventive maintenance perusahaan. Dalam kajian RCM II mencakup identifikasi bahaya yang diimplementasikan dalam Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), dengan penilaian risiko di setiap failure mode menggunakan Risk Priority Number (RPN). Hasil menunjukkan bahwa terdapat 39 bentuk failure mode, didukung dengan pertimbangan data kerusakan perusahaan sehingga 5 failure modes di antaranya dapat dicegah menggunakan kebijakan perawatan scheduled restoration task, 3 failure modes menggunakan scheduled discard restoration, dan 1 failure mode menggunakan scheduled on-condition task. Hasil dari metode BCR menunjukkan bahwa kedua alternatif memiliki nilai B/C > 1, yang selanjutnya dilakukan incremental analysis dengan kesimpulan alternatif usulan jadwal perawatan menggunakan metode RCM II adalah yang paling layak dengan nilai rasio perbandingan B/CA1 – A2 = 96,8582.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: No. Inventaris : 5755/K3-16/2021 Lokasi TA : 786
Uncontrolled Keywords: BCR, FMEA, Mesin CNC-FF, Penjadwalan Perawatan, RCM II
Subjects: K3 - Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja > Perilaku K3 (Behavior Based Safety)
Divisions: Jurusan Teknik Permesinan Kapal > D4 Teknik Keselamatan dan Kesehatan kerja
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 15 Jan 2022 04:19
Last Modified: 15 Jan 2022 04:19
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/3714

Actions (login required)

View Item View Item