PENGARUH JUMLAH SIKLUS DRYING PADA ELEKTRODA LOW HYDROGEN TERHADAP KUALITAS HASIL LASAN

ANWAR, MUHAMMAD KHOIRIL (2015) PENGARUH JUMLAH SIKLUS DRYING PADA ELEKTRODA LOW HYDROGEN TERHADAP KUALITAS HASIL LASAN. Diploma thesis, POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA.

Full text not available from this repository.

Abstract

Dalam pengerjaan project KO.DRUM PT. Tuban Steel Work terdapat masalah yaitu banyaknya elektroda low hydrogen E7018 yang tidak bisa dipakai karena terpapar oleh udara luar selama 5 jam. Hal ini disebabkan lamanya menunggu temperatur pengelasan sampai temperatur interpas supaya tidak terjadi deformasi. Oleh karena itu akan dipelajari pengaruh jumlah siklus drying electrode sebagai bahan pertimbangan terhadap pihak client untuk meminimalkan coast pada saat pengerjaan project karena elektroda E 7018 sudah dilakukan pembuktian lewat pengujian. Pada penelitian ini terdapat 3 variabel perlakuan elektroda yaitu satu kali siklus drying elektroda normal, dua kali siklus drying elektroda dalam keadaan terpapar udara selama 5 jam, dan satu kali siklus drying elektroda dalam keadaan terpapar udara selama 10 jam. Selanjutnya dilakukan pengujian radiografi dan tarik. Berdasarkan hasil pengujian radiografi untuk perlakuan satu kali siklus drying elektroda dalam keadaan terpapar udara 10 jam memberikan hasil yang kurang baik karena ada cacat pengelasan yaitu porosity.Sedangkan untuk hasil pengujian tarik untuk perlakuan satu kali siklus drying elektroda normal dan satu kali siklus drying dalam keadaan terpapar udara 10 jam memberikan kuat tarik sebesar 518,05 MPa dan 522,81 MPa, lebih besar daripada perlakuan dua kali siklus drying elektroda dalam keadaan terpapar udara selama 5 jam yang sebesar 512,64 MPa. Hal ini disebabkan karena kandungan hydrogen pada elektroda akan berkurang yang mepengaruhi hasil radiografi dan hasil kekuatan tarik. Kata kunci :elektroda low hydrogen, siklus drying elektroda, suhu interpas, deformasi, porosity. In production for project KO.DRUM PT. Tuban Steel Work has a problem that many low hydrogen E7018 electerode can’t used because expose of atmosphere until 5 hours. That is because must wait the temperature of weld until interpass temperature sthat no deformation. Therefore, it will be studied the influence of total drying cycles electrode as consideration for the client to minimize the coast during the construction project because the electrodes E 7018 has been done through testing of evidence. In this study, there are three variables treatment one electrode normal drying cycle, two cycles of drying electrodes in a state exposed to air for 5 hours, and one electrode drying cycle in a state exposed to air for 10 hours. Furthermore, radiographic and tensile testing. Based on the results of radiographic testing for treatment of drying cycle one electrode in a state exposed to air 10 hours gives results that are less good because there is porosity welding defects. As for the tensile test results for one treatment cycle normal drying electrodes and one drying cycle in a state exposed to air 10 hours give a tensile strength of 518.05 MPa and 522.81 MPa, greater than twice the treatment electrode in a state of drying cycle exposure air for 5 hours at 512.64 MPa. This is because the hydrogen content in the electrode is reduced which mepengaruhi radiographic results and the results of tensile strength. Keywords : low hydrogen electrode,dryingcycle electrode, interpass temperature, deformation, porosity

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Jurusan Teknik Bangunan Kapal > Teknik Pengelasan
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 05 Sep 2018 03:59
Last Modified: 05 Sep 2018 03:59
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/359

Actions (login required)

View Item View Item