Inventarisasi Emisi dan Pemodelan Dispersi Emisi PM ( Particulate Matter ) 2,5 PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk.

Bagas, Saras Ardianarsya Inventarisasi Emisi dan Pemodelan Dispersi Emisi PM ( Particulate Matter ) 2,5 PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. [Tugas Akhir]

[img] Text
1015040024 - Bagas Saras Ardianarsya - Inventarisasi Emisi dan Pemodelan Dispersi Emisi PM (Particulate Matter) 2,5 PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk..pdf

Download (3MB)

Abstract

PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk merupakan industri yang bergerak dibidang persemenan. Industri ini menghasilkan emisi berupa debu yang berasal dari sumber emisi berupa cerobong yang berpotensi mencemari lingkungan dan nantinya akan terdispersi di sekitar area industri. Penelitian ini diawali dengan melakukan inventarisasi emisi kemudian dilanjutkan dengan pemodelan dispersi. Penelitian mengenai pemodelan dispersi ini bertujuan untuk memformulasikan secara matematis hubungan antara sumber emisi terhadap konsentrasi pencemar di udara ambien, sehingga hasil model tersebut dapat menjadi acuan apakah suatu daerah tergolong pada daerah yang tercemar atau tidak. Inventarisasi emisi perlu dilakukan bertujuan untuk mengambil kebijakan dalam pengendalian pencemaran udara. Inventarisasi emisi dibuat mengacu pada ketentuan teknis Penilaian Mandiri Aspek Pengendalian Pencemaran Udara PROPER 2014 yang dibuat oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan persamaan Model Gauss dan software Golden Surfer.. Beban emisi terbesar yang dihasilkan adalah pada cerobong EP Raw Mill Tb. 3 dengan nilai 99120 kg/tahun sedangkan beban emisi terkecil yang dihasilkan adalah pada cerobong Coal Mill Tb. 2 dengan nilai 7297,6 kg/tahun. Pola dispersi emisi debu di sekitar industri dibedakan dalam musim hujan dan musim kemarau. Penelitian mengenai pola dispersi debu ini menggunakan persamaan Model Gauss dan software Golden Surfer untuk membantu dalam penyelesaian penggambaran pola dispersi emisi debu. Hasil pemodelan menunjukkan saat musim hujan menyebar kearah timur dan di musim kemarau menyebar kearah barat dengan hasil konsentrasi maksimum penyebaran di musim hujan sebesar 336,26 µg/m³ dan hasil konsentrasi maksimum di musim kemarau sebesar 195,95 µg/m³.

Item Type: Tugas Akhir
Additional Information: No inventaris : 5370/PL-15/2019_lokasi TA : 50
Uncontrolled Keywords: Debu, Model Dispersi Gauss, Inventarisasi, Cerobong, PROPER
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 20 Nov 2019 04:04
Last Modified: 20 Nov 2019 04:04
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/2229

Actions (login required)

View Item View Item