Redesign Tata Letak Fasilitas Produksi Gear Sebagai Upaya Pengendalian Over Transportation

Inggit, Novita Putri Redesign Tata Letak Fasilitas Produksi Gear Sebagai Upaya Pengendalian Over Transportation. [Tugas Akhir]

[img] Text
0614040035 - Inggit Novita Putri - _i_Redesign__i_ Tata Letak Fasilitas Produksi_i_ Gear__i_ Sebagai Upaya Pengendalian _i_Over Transportation__i_.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

PT. Apie Indo Karunia adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pengecoran yang bertempat di Sidoarjo. Perusahaan ini sendiri adalah perusahaan yang bekerja berdasarkan pesanan / orderan dari konsumen (Make to Order). Beberapa produk yang dihasilkan adalah roda gigi, komponen mesin industri, dan konstruksi baja lainnya. Produk yang mempunyai gerigi dijadikan sebagai bahan penelitian karena adanya tingkat jumlah pesanan produk yang tinggi. Dalam hal ini permasalahannya yaitu adanya aliran proses yang bolak-balik, sehingga timbulah overtrasnsportation yang dapat meningkatkan biaya dari material handling dan juga berdampak pada pemborosan waktu hanya untuk proses pemindahan. Penyebab dari aliran bolak-balik ini karena tata letak dari mesin-mesin yang ada tidak beraturan (tidak urut sesuai proses pembutan gear dan tidak mempertimbangkan jenis proses produksi perusahaan yang berjenis jobshop), dimana seharusnya tata letak mesin dikelompokkan sesuai dengan fungsinya. Selain itu, dari susunan mesin yang tidak teratur menyebabkan adanya tumpukan material / produk (tidak adanya space khusus untuk produk yang antri mesin maupun sudah selesai diproses). Untuk menangani permasalahn tersebut, digunakan Metode Systematic Layout Planning (SLP) yang dikembangkan oleh Richard Muther. Tahapan yang pertama adalah melakukan input data, kemudian membuat Flow Process Chart, jarak, waktu dan kecepatan transportasi material, membuat Activity Relationship Chart, dan Activity Relationship Diagram. Hasil penelitian perancangan layout dihasilkan 3 alternatif layout kemudian dipilih satu layout usulan terpilih dengan nlai biaya dan jarak perpindahan terbaik dengan total jarak material handling 5117,17 m/ bulan dan ongkos material handling tiap bulan sebesar Rp. 1.479.724,- .Sehingga dapat meningkatkan efisiensi ongkos material handling (OMH) sebesar 54 %.

Item Type: Tugas Akhir
Additional Information: No. Inventaris : 4561/TDM-14/2018 _Lokasi TA : 282
Uncontrolled Keywords: Material Handling, OMH, SLP, Tata Letak, Tata Letak Pabrik
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Jurusan Teknik Desain dan Manufaktur > Teknik Desain dan Manufaktur
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 30 Jul 2019 07:26
Last Modified: 30 Jul 2019 07:26
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/2139

Actions (login required)

View Item View Item