ANALISIS RISIKO KEBOCORAN PADA TANGKI PENYIMPANAN ASAM FOSFAT MENGGUNAKAN METODE QUANTITATIVE RISK ANALYSIS (QRA) (Studi Kasus : PT. Petro Jordan Abadi Gresik)

MUHAMMAD IRHAZ, SUKARNO (2015) ANALISIS RISIKO KEBOCORAN PADA TANGKI PENYIMPANAN ASAM FOSFAT MENGGUNAKAN METODE QUANTITATIVE RISK ANALYSIS (QRA) (Studi Kasus : PT. Petro Jordan Abadi Gresik). Diploma thesis, POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK PT Petro Jordan Abadi merupakan suatu perusahaan produsen bahan kimia. Produk yang dihasilkan antara lain asam fosfat dan gypsum. PT Petro Jordan Abadi menggunakan proses yang kontinyu sehingga gangguan pada salah satu proses akan sangat mempengaruhi unit-unit proses selanjutnya. PT Petro Jordan Abadi merupakan industri kimia yang rawan bahaya, terutama berkaitan dengan bahan berbahaya dan beracun, sehingga jika terjadi gangguan pada pabrik akan berpengaruh bagi kelangsungan hidup masyarakat sekitar karena lokasinya yang dekat dengan kawasan padat penduduk. Maka dari itu diperlukan suatu kajian untuk menganalisis risiko tersebut agar tindakan pencegahan dan penanggulangan dapat dipersiapkan. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah Quantitative Risk Analysis (QRA) untuk menganalisis risiko pada sistem penyimpanan asam fosfat. Nilai risiko didapatkan dari pengalian frekuensi dan konsekuensi. Skenario terjadinya kebocoran tangki penyimpanan asam fosfat didapatkan dari hasil identifikasi bahaya Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), kemudian didapatkan bagan skenario yang digambarkan pada Fault Tree analysis (FTA). Perhitungan konsekuensi berdasarkan pada source model dan dispersion model. Nilai risiko yang didapat kemudian dibandingkan dengan matriks risiko PT Petro Jordan Abadi untuk menentukan apakah risiko tersebut dapat diterima atau tidak. Jika risiko tidak tidak dapat diterima maka harus dilakukan langkah mitigasi. Namun, jika risiko dapat diterima, tetap dilakukan upaya pengendalian. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa bahaya tertinggi yang ada pada sistem penyimpanan asam fosfat yaitu kebocoran pada pipa koneksi yang tersambung pada dasar tangki. Nilai frekuensi pada kejadian tersebut sebesar 5,591 kali/tahun dengan konsekuensi 0% kematian. Dalam hal ini, kejadian kebocoran tidak menimbulkan kematian namun menimbulkan efek lain seperti iritasi, batuk, nafas cepat, mengeluarkan air mata terus-menerus dan bronkitis. Berdasarkan matriks risiko, kebocoran ini termasuk kategori risiko rendah. Tindakan pengendalian dilakukan dengan cara meminimalisisr nilai frekuensi dan konsekuensi. Kata kunci : Risiko, FMEA, FTA, QRA

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 29 Aug 2018 03:42
Last Modified: 29 Aug 2018 03:42
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/213

Actions (login required)

View Item View Item