Perencanaan Sistem Monitoring dan Kontrol Beban Double Girder Overhead Crane berbasis Mikrokontroller (Studi Kasus di PT. Barata Indonesia)

Moch., Deva Annur Habibulloh Perencanaan Sistem Monitoring dan Kontrol Beban Double Girder Overhead Crane berbasis Mikrokontroller (Studi Kasus di PT. Barata Indonesia). [Tugas Akhir]

[img] Text
0415030041 - Moch. Deva Annur Habibulloh - Perencanaan Sistem Monitoring dan Kontrol Beban Double Girder Overhead Crane berbasis Mikrokontroller (Studi Kasus di PT. Barata Indonesia).pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Crane adalah salah satu alat pengungkit modern yang sangat dibutuhkan baik dalam industri skala menengah maupun skala global. Crane berfungsi untuk mengangkat objek yang ingin dipindahkan ke tempat yang diinginkan dengan berat yang tidak dapat diangkut dan dijangkau oleh manusia ataupun forklift. Untuk workshop 3 yang berkecimpung dalam tahap pembuatan manufaktur industri, crane berperan penting untuk mengoper baja yang akan dibangun sesuai pesanan ke mesin-mesin pembentuk seperti dishing, cutting, welding, dan lainlain. Sehubungan dengan crane yang sangat krusial di workshop 3 PT. Barata Indonesia, menjadikan crane sering terjadi kegagalan fungsi, mulai dari gagal fasa, kampas rem ataupun kopling yang cepat aus, hingga terbakarnya motor. Terbakarnya motor pada crane disebabkan karena objek beban yang akan dipindahkan terlalu berat, sehingga arus pada motor melonjak drastis dan membuat kumparan menjadi panas, meleleh, dan akhirnya terbakar. Untuk meminimalisir kerusakan yang terjadi, maka dibuatlah system monitoring dan control pada crane ini. Dengan memanfaatkan loadcell sebagai sensor yang akan menopang penyangga trolley, ukuran beban yang terangkat akan terbaca dengan mudah. Karena saat beban ditarik oleh motor lifting, penyangga akan otomatis terdorong ke bawah oleh beban dan akan menyebabkan loadcell mendapatkan gaya dorong ke bawah. Menimbulkan sisi baja yang tertempel strain gauge memuai untuk sisi atas dan menciut untuk sisi bawah. Strain gauge akan mengeluarkan output tegangan resistif yang selanjutnya akan dikuatkan oleh modul HX711. Output dari modul kemudian akan diterjemahkan oleh arduino dan hasil pengukuran akan ditampilkan di layar LCD. Arduino juga akan mengawasi kapasitas output loadcell. Jika ternyata berat yang diangkat melebihi batas ketentuan, motor akan dihentikan sejenak dan akan dibalik arah putarannya agar terhindar dari overload.

Item Type: Tugas Akhir
Additional Information: No. Inventaris : 4323/PE-15/2018 _Lokasi TA : 368
Uncontrolled Keywords: Double Girder Overhead Crane, Crane, Arduino Mega, Load Cell, LCD, Relay
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Jurusan Teknik Kelistrikan Kapal > Teknik Kelistrikan Kapal
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 19 Jul 2019 07:27
Last Modified: 19 Jul 2019 07:27
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/2062

Actions (login required)

View Item View Item