Reschedule Pembangunan Kapal Kelas I Kenavigasian (KN. BACAN) di Orela Shipyard dengan Metode PERT dan Linier Programing

Elen, Rosita Reschedule Pembangunan Kapal Kelas I Kenavigasian (KN. BACAN) di Orela Shipyard dengan Metode PERT dan Linier Programing. [Tugas Akhir]

[img] Text
0314040005 - Elen Rosita - Reschedule Pembangunan Kapal Kelas I Kenavigasian ( KN. Bacan ) di Orela Shipyard dengan metode PERT dan Linier Programing.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Pada sebuah galangan proses pembangunan kapal tidak terlepas dari adanya penjadwalan yang telah ditentukan dari pihak perusahaan. Namun dalam berjalannya waktu proses pembangunan tersebut dapat mengalami kendala yang berpotensi mengakibatkan keterlambatan proses pembangunan sehingga proses delivery kapal menjadi terhambat. Metode pert (Project Evaluation Review Technique) digunakan untuk menemukan jalur kritis pada network diagram sebuah proyek sehingga pengaturan waktu menjadi lebih efektif. Selain itu dilakukan penambahan metode crashing dengan cara penambahan jam kerja untuk mengurangi keterlambatan dan pembengkakan biaya proyek. Percepatan durasi dilakukan pada lintasan jalur kritis, kemudian minimalisasi biaya dan optimisasi waktu linier programing diselesaikan dengan pendekatan simplex pada solver. Dari hasil penelitian ini dibandingkan antara kurva s awal dengan kurva sesudah crashing akan terlihat perbedaan penjadwalan yang lebih efektif. Hasil yang diperoleh dari perhitungan perencanaan waktu menggunakan network planning dengan metode Project Evaluation Review Technique (PERT) diketahui tepat untuk diterapkan di perusahaan pada perencanaan waktu dan biaya proyeknya, karena waktu normal 924 hari dapat di crashing 11 hari menjadi 913 hari, dan meningkatkan efisiensi waktu dan dan biaya, dan biaya normalnya sebesar Rp. 1,747,940,000 dan biaya proyek setelah Crashing senilai Rp. 3,387,463,353. Dari hasil Simplex LP (linier Programing) untuk durasi yang telah dicrashing adalah waktu yang paling optimal karena tidak ada perubahan dari solution pada solver yang dimana durasinya tetap. Sedangkan minimalisasi biaya yang dihasilkan simplex LP sebesar Rp. 6,046,912 perhari dari pekerjaan yang telah dicrashing. Untuk total durasi 11 hari minimum biaya yang dikeluarkan adalah Rp. 66,516,032.

Item Type: Tugas Akhir
Additional Information: No. Inventaris :4248/ME-14/2018 Lokasi :471
Uncontrolled Keywords: Crashing, linier Programing, Network Planning, Proyek, Project Evaluation Review Teqhnique (PER
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Jurusan Teknik Permesinan Kapal > Teknik Permesinan Kapal
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 09 Jul 2019 07:37
Last Modified: 09 Jul 2019 07:37
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/1798

Actions (login required)

View Item View Item