Perancangan Buried Pipeline Fuel Hydrant System dari DPPU ke Terminal Kargo Bandara International di Jakarta

Ihsanudin, - Perancangan Buried Pipeline Fuel Hydrant System dari DPPU ke Terminal Kargo Bandara International di Jakarta. [Tugas Akhir]

[img] Text
0814040061 - Ihsanudin - Perancangan Buried Pipeline Fuel Hydrant System dari DPPU ke Terminal Kargo Bandara International Di Jakarta.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

Fuel Hydrant System merupakan pendistribusian bahan bakar pesawat dengan mengalirkan bahan bakar dari daerah penyimpanan bahan bakar (DPPU) ke tiap parkir pesawat dengan menggunakan pipa terkubur (buried pipe). Keuntungan dari sistem ini adalah terjaminnya ketersediaan bahan bakar dengan jumlah yang cukup di bandara. Pada instalasi Fuel Hidrant System menggunakan spesifikasi pipa API 5L 20 inchi dan 6 inchi. Tugas akhir ini bertujuan untuk mendapatkan rancangan sistem perpipaaan yang aman sesuai code yang ada untuk Fuel Hydrant System terminal kargo bandara soekarno hatta dan menganalisa tegangan menggunakan software Caesar II dan Pipeline Toolbox pada daerah critical line. Spesifikasi pipa pada sistem perpipaan terkubur (buried pipe) harus dirancang mampu menahan berbagai ragam beban yaitu live load, dead load dan tekanan operasi pipa. Tegangan pipa yang diijinkan tidak boleh melebihi ketentuan dari ASME B31.4 dan API 1102 tentang pipeline Tranfortation System for Liquid Hydrocarbons and Other Liquid. Hasil rancangan pipeline telah dirancang berdasarkan kondisi rute dari pipeline dan telah mengacu pada standard ASME B31.4 dan API 1102. Dengan kondisi kedalamani penguburan 1,5 meter, pipa dengan material API 5 L grade B Sch 40, mampu menahan beban yang diakibatkan beban kendaraan berat seperti truck. Dari pembebanan tersebut, pipa telah aman dari kegagalan dalam bentuk defleksi ring, ring buckling atupun crushing side wall. Sedangakan hasil simulasi software Caesar II, tegangan tegangan yang terjadi telah memenui krteria ASME B31.4 dan API 1102. Berdasarkan National Fire Protection Association (HFPA) 407 tentang Aircraft Fuel Servicing, point 4.4.10.3 Fueling hydrant, cabinets, dan pits harus diletakkan setidaknya 15,2 m dari bangunan terminal, hangar, service building, atau enclosed passenger concourse (other than loading bridges).

Item Type: Tugas Akhir
Additional Information: No. Inventaris : 4693/TP-14/2018 _Lokasi TA : 281
Uncontrolled Keywords: Analisa tegangan, Pipa terpendam, ASME B31.4, API 1102.
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Jurusan Teknik Permesinan Kapal > Teknik Perpipaan
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 28 Jun 2019 03:13
Last Modified: 28 Jun 2019 03:13
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/1704

Actions (login required)

View Item View Item