PERBANDINGAN KONSUMSI BAHAN BAKAR SPESIFIK CUMMINS KTA 38 G5 MENGGUNAKAN PENDINGIN RADIATOR + HEAT EXCHANGER DENGAN YANG MENGGUNAKAN PENDINGIN RADIATOR DI PUSDIKLAT MIGAS CEPU

Salman, Farizy (2014) PERBANDINGAN KONSUMSI BAHAN BAKAR SPESIFIK CUMMINS KTA 38 G5 MENGGUNAKAN PENDINGIN RADIATOR + HEAT EXCHANGER DENGAN YANG MENGGUNAKAN PENDINGIN RADIATOR DI PUSDIKLAT MIGAS CEPU. Diploma thesis, POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA.

Full text not available from this repository.

Abstract

mempertahankan agar temperatur mesin selalu pada temperatur kerja yang paling efisien pada berbagai kondisi. Maka perlunya sistem pendinginan silinder pada mesin. Dalam penelitian ini menjadikan yang menjadi objek penelitian adalah mesin diesel CUMMINS KTA.38 G5 dengan pendingin radiator dan CUMMINS KTA.38 G5 dengan pendingin radiator dan heat exchanger. Jadi penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perbandingan daya mesin akibat pengaruh sistem pendingin pada mesin diesel CUMMINS KTA.38 G5 sehingga dapat diketahui perbedaan daya yang dihasilkan pada mesin yang dipasang pendingin heat exchanger dan radiator dengan mesin yang menggunakan pendinginradiator saja. Motor diesel memiliki peranan penting dalam sistem PLTD untuk menghasilkan listrik yang nantinya akan digunakan untuk proses pengolahan minyak mentah. Perhitungan ini diharapkan mampu membantu operator pembangkit untuk menentukan jenis pendingin yang akan digunakan untuk mesin sebagai pendingin mesin. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan didapat hasil bahwa mesin yang menggunakan pendingin radiator + heat exchanger menghasilkan rata-rata SFOC generator sebesar 17206 kg/kWh. Sedangkan mesin yang menggunakan pendingin radiator menghasilkan rata-rata SFOC generator sebesar 0,20061 kg/kWh. Kata Kunci : motor diesel, heat exchanger, radiator, dan bahan bakar spesifik. Diesel engine is a type of internal combustion engine. To keep the engine temperature is always in the most efficient working temperature under various conditions. Hence the need for a cylinder in the engine cooling system. In this study makes the research object is KTA.38 G5 Cummins diesel engine with radiator cooling and CUMMINS KTA.38 G5 with cooling radiators and heat exchangers. So this study aims to analyze the comparison engine power due to the influence of the cooling system on diesel engine CUMMINS KTA.38 G5 so it can be the difference of power generated in the engine mounted heat exchanger and radiator coolant with the engine using only pendinginradiator. Diesel engine has an important role in the system of diesel to generate electricity that will be used for the processing of crude oil. This calculation is expected to help the plant operator to determine the type of refrigerant used for cooling the engine as the engine. Based on the calculations have been carried out we got the result that the engine uses coolant radiator + heat exchanger produces an average of SFOC generator 17206 kg / kWh. While the engine coolant radiator that uses the average yield of SFOC generator 0.20061 kg / kWh.. Keywords: Diesel Engine , Heat Exchanger, Radiator, dan Specific Fuel Consumtion

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Jurusan Teknik Permesinan Kapal > Teknik Permesinan Kapal
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 21 Aug 2018 05:09
Last Modified: 21 Aug 2018 05:09
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/17

Actions (login required)

View Item View Item