Evaluasi Teknis dan Pemodelan Pola Sebaran NO2 Pada Cerobong PT. PJB UP Gresik

Ikka, Widyasari Evaluasi Teknis dan Pemodelan Pola Sebaran NO2 Pada Cerobong PT. PJB UP Gresik. [Tugas Akhir]

[img] Text
10140400015 - Daftar Pustaka.pdf

Download (137kB)

Abstract

PT. PJB UP Gresik sebagai salah satu industri pembangkit listrik telah menghasilkan gas buang berupa NO2. Gas NO2 dikeluarkan melalui cerobong dan nantinya akan menyebar menuju daerah di sekitarnya sehingga perlu adanya penelitian mengenai sebaran gas NO2 tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pola sebaran NO2 yang dihasilkan oleh cerobong pada musim hujan, kemarau dan peralihan, untuk mengidentifikasi tentang kesesuaian teknis cerobong berdasarkan Lampiran VIII Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup 12 Tahun 2010 dan untuk memberikan rekomendasi terkait hasil penyebaran gas NO2 serta teknis cerobong. Model dispersi Gauss dipilih untuk memodelkan sebaran gas NO2 yang dihasilkan oleh cerobong dan software Golden Surfer untuk membantu proses penyelesain penggambaran pola sebaran emisi NO2. Hasil simulasi menunjukkan saat musim hujan dan peralihan, emisi NO2 menyebar kearah selatan dengan kecepatan angin rata-rata 3,07 m/s dan 3,38 m/s pada suhu 25,34oC dan 29,13oC menghasilkan konsentrasi maksimum penyebaran sebesar 405,42 µg/m3 dan 414,89 µg/m3. Musim kemarau, emisi NO2 menyebar kearah barat dengan kecepatan angin rata-rata 3,48 m/s pada suhu 27,94oC menghasilkan konsentrasi maksimum penyebaran sebesar 435,25 µg/m3. Secara teknis cerobong, yang belum memenuhi persyaratan, adalah : ketersediaan lubang samping, diameter lubang sampling, lokasi lubang sampling, tutup pelat serta baut dan lokasi lubang sampling yang tegak lurus dengan dinding cerobong. Rekomendasi hasil penyebaran NO2 yaitu, dilakukan pengolahan gas NO2 menggunakan metode wet scrubber dengan injeksi hidrogen peroksida sebelum gas dibuang melalui cerobong. Rekomendasi teknis cerobong berdasarkan peraturan yang berlaku seperti ketersediaan lubang sampling berada di cerobong, lokasi lubang sampling berada diantara 8 x diameter cerobong untuk down stream dan 2 x diameter cerobong untuk upstream, diameter lubang sampling minimal 4 inch, dilengkapi dengan tutup pelat dan baut serta lokasi lubang sampling yang tegak lurus dengan dinding cerobong.

Item Type: Tugas Akhir
Additional Information: No. Inventaris : 4769/PL-14/2018_Lokasi TA : 15
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Divisions: Teknik Pengolahan Limbah
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 13 May 2019 05:25
Last Modified: 13 May 2019 05:25
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/1467

Actions (login required)

View Item View Item