Penggunaan Lidah Buaya dan Biji Kelor sebagai Biokoagulan di Industri Minyak

Dara, Puspitasari Penggunaan Lidah Buaya dan Biji Kelor sebagai Biokoagulan di Industri Minyak. [Tugas Akhir]

[img] Text
10140400011- Daftar Pustaka.pdf

Download (117kB)

Abstract

Kegiatan produksi di industri minyak kelapa sawit menghasilkan limbah yang biasa disebut Palm Oil Mill Effluent (POME). Palm Oil Mill Effluent (POME) memiliki karakteristik yaitu cairan kental yang berwarna coklat tua, berlumpur, mengandung suspensi koloid yang tinggi, dan memiliki bau yang tidak sedap. Salah satu unit pengolahan pada IPAL industri minyak adalah koagulasi – flokulasi dengan menggunakan koagulan sintetis. Pembubuhan bahan sintetis dengan dosis yang kurang tepat menyebabkan kualitas efluen IPAL fluktuatif. Oleh karena itu, peneliti akan melakukan analisa penggunaan biokoagulan lidah buaya dan biji kelor sebagai pengganti koagulan sintetis pada IPAL industri minyak. Berdasarkan hasil pengujian, didapatkan konsentrasi optimum biokoagulan lidah buaya 60 mL/L dengan efisiensi removal COD sebesar 77,51%; TSS sebesar 45,29%; dan kekeruhan sebesar 79,51%. Selain itu, untuk biokoagulan biji kelor diperoleh konsentrasi optimum 12 mL/L dengan efisiensi removal COD sebesar 76,7%; TSS sebesar 40,52%; dan kekeruhan sebesar 75,8%. Sedangkan untuk biokoagulan campuran lidah buaya dan biji kelor diperoleh konsentrasi optimum 32 mL/L dengan efisiensi removal COD sebesar 76,83%; TSS sebesar 40,3%; dan kekeruhan sebesar 74,57%.

Item Type: Tugas Akhir
Additional Information: No. Inventaris : 4765/PL-14/2018_Lokasi TA : 11
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Divisions: Teknik Pengolahan Limbah
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 07 May 2019 04:21
Last Modified: 07 May 2019 04:21
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/1462

Actions (login required)

View Item View Item