PENGARUH MULTIPLE REPAIR DENGAN VARIASI ARUS TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN LAJU KOROSI PADA PENGELASAN ALUMINIUM PADUAN 5083

Andana, Awangga Fendy (2017) PENGARUH MULTIPLE REPAIR DENGAN VARIASI ARUS TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN LAJU KOROSI PADA PENGELASAN ALUMINIUM PADUAN 5083. Diploma thesis, POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Pengerjaan sambungan pengelasan tidak menutup kemungkinan untuk terjadinya defect atau cacat pengelasan, karena itu diperlukan perlakuan repair terhadap cacat tersebut agar kualitas las yang dihasilkan dapat memenuhi persyaratan. Paduan magnesium pada aluminium 5083 memungkinkan adanya perubahan struktur mikro dengan masukan panas dari pengelasan (Mathers, 2000). Dengan adanya perlakuan multiple repair pada aluminium paduan 5083 presipitat Mg2Si akan semakin bertambah sehingga mempengaruhi sifat mekanik dan struktur mikro. Dimana semakin banyak repair yang dilakukan semakin banyak bercak hitam pada struktur mikro sebagai presipitat Mg2Si. Pada pengujian laju korosi diketahui bahwa rata-rata laju korosi paling besar yaitu pada hasil pengelasan repair 3x dengan arus 175A yaitu sebesar 3,3624x10 -3 , sedangkan nilai rata-rata laju korosi paling kecil yaitu pada hasil pengelasan repair 1x dengan arus 125A yaitu sebesar 3,024x10 -4 . Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin banyak repair dan arus yang tinggi laju korosi akan bertambah namun tidak signifikan. Kata Kunci : Multiple repair, laju korosi, presipitat, Struktur Mikro. ABSTRACT Welding connection work does not cover the possibility for the occurrence of defect or welding defects, therefore it is necessary to repair the defect so that the quality of weld produced can meet the requirements. Magnesium alloys on aluminum 5083 allow for a change of micro structure by heat input from welding (Mathers 2000). With the existence of multiple repair treatments on aluminum alloy 5083 Mg2Si precipitate will be increasingly affecting the mechanical properties and micro structure. Where more and more repairs are performed the more black spots on the microstructure as Mg2Si precipitates. At corrosion rate testing is known that the average corrosion rate is greatest on the welding repair 3x with 175A current is 3.3624x10 -3 , while the average value of the smallest corrosion rate that is on the weld repair 1x with current 125A is equal to 3.024x10 -4 . From these results it can be concluded that the more repair and high current corrosion rate will increase but not significant. Key Word : Multiple Repair, Corrosion rate, Precipitates, Micro structur

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Jurusan Teknik Bangunan Kapal > Teknik Pengelasan
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 05 Oct 2018 05:46
Last Modified: 05 Oct 2018 05:46
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/1332

Actions (login required)

View Item View Item