PENENTUAN INTERVAL PERAWATAN MECHANICAL PRESS SHEARING MACHINE DENGAN METODE RCM DI PT.X

Yusuf, Abdurrahman (2017) PENENTUAN INTERVAL PERAWATAN MECHANICAL PRESS SHEARING MACHINE DENGAN METODE RCM DI PT.X. Diploma thesis, POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA.

Full text not available from this repository.

Abstract

PT.X adalah perusahaan yang berfokus pada bidang engineering dan pembuatan produk massal untuk industri. Rekap data kegagalan yang dimiliki perusahaan merupakan dasara ini di gunakannyamechanical press shearing machine sebagai objek penelitian. Analisa kualitatif pada pada penelitian ini melibatkan RCM II Decision worksheet, Functional Vlock Diagram (FBD) dan Failure Mode Effect and Analysis (FMEA). FMEA digunakan untuk mengidentifikasi jenis kegagalan yang muncul pada sistem dan efek yang ditimbulkan, FBD merupakan sebuah diagram yang menunjukkan proses kerja mesin. Sedangkan RCM II Decision worksheet digunakan untuk mengidentifikasi jenis task pada komponen. On Condition Task untuk komponen kopling, blade dan spring; ScheduledRestorationTask untuk solenoid, motor dan clamp; DiscardTask untuk magneticcontactor dan roda gigi. Dengan nilai TM dari tiap-tiap komponen adalah sebagai berikut; 814,27 jam untuk komponen kopling dengan failuremode tuas macet, 233,26 jam untuk spring kopling yang kendur; motor dengan dengan failuremode kerusakan pada rotor 2338,22 jam; roda gigi dengan failuremode kerusakan roda gigi sebesar 543,53 jam; blade dengan failuremode keausan blade455,54 jam; clamp dengan settingheight sebesar 2614,24 jam; spring dengan failuremode kerenggangan sebesar 309,81 jam; valve dengan failuremodevalve macet sebesar 836,81; serta magnetic contactor dengan failure mode kerusakan sebesar 3.915,58 jam. Kata kunci : breakdown, RCM, RCM II decision worksheet, FMEA, FBD Company X is a company that focuses on manufacturing automotive components. As company’s breakdown record has showed, Mechanical Press Shearing Machine is considered to be object of this research. RCM II Decision Worksheet, Functional Block Diagram (FBD) and Failure Mode Effects and Analysis (FMEA)are used to determine the qualitative analysis. FMEA is used to identify failure modes and its effects, whereas FBD is used to shows machine’s pricipal work. RCM II Decision Worksheet is used to identify the appropiate task. The results of this research are ; On Condition task is applied to following components; Coupling, Blade and spring. Scheduled Restoration Task is applied to solenoid, motor and clamp.Discard Task is applied to magnetic contactor and gear. TM value of each components are as follows ; 814,27 hours (Coupling) ;233,26 hours (spring); 2338,22 hours (motor ; 543,53 hours (gear) ; 455,54 hours (blade) ; 309,81 hours (loosened spring) 836,81 hours (valve) ; 3915,58 (magnetic contactor) keywords : breakdown, RCM, RCM II decision worksheet, FMEA, 1FBD

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Jurusan Teknik Desain dan Manufaktur > Teknik Desain dan Manufaktur
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 04 Oct 2018 03:05
Last Modified: 04 Oct 2018 03:05
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/1277

Actions (login required)

View Item View Item