ANALISIS KAPASITAS PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE ROUGH CUT CAPACITY PLANNING DI DEPARTEMEN PRODUKSI 2 DIVISI ALAT BERAT PT. PINDAD (PERSERO) - BANDUNG

Herawati Y., Nurul Mu’minin (2017) ANALISIS KAPASITAS PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE ROUGH CUT CAPACITY PLANNING DI DEPARTEMEN PRODUKSI 2 DIVISI ALAT BERAT PT. PINDAD (PERSERO) - BANDUNG. Diploma thesis, POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Layanan tepat mutu dan perbaikan berkelanjutan menjadi target industri manufaktur agar dapat terus bersaing dan menjadi yang terdepan di bidangnya. Proses produksi dalam industri manufaktur memiliki bagian penting salah satunya adalah analisis kapasitas produksi. PT. Pindad (Persero) menerapkan strategi make to order dan jobshop, memiliki tantangan untuk menentukan kapasitas produksi karena tingkat variasi produk yang sangat tinggi dengan jumlah dan periode permintaan yang sulit untuk diprediksi. Penentuan kapasitas produksi yang tepat mendukung kelancaran rangkaian proses selanjutnya. Penelitian ini menggunakan metode Rough Cut Capacity Planning (RCCP) dengan pendekatan bill of labor untuk melakukan analisis kapasitas produksi. Metode ini digunakan pada penelitian ini karena keluwesannya untuk menerima data dalam jumlah yang besar. Hal ini sesuai dengan karakteristik perusahaan yang memiliki data input beragam dan banyak. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa average available capacity untuk Workcenter 1, 2, 3 dan 4 berturut- turut adalah 1167,68 jam, 681,15 jam, 470,71 jam dan 291,92 jam. Average needed capacity untuk Workcenter 1, 2, 3 dan 4 berturut – turut adalah 622,79 jam, 256,34 jam, 52,88 jam dan 108,26 jam. Meski demikian hasil diagram load profile tiap workcenter menunjukkan keadaan yang tidak optimal terdapat over capacity di periode pertengahan tahun 2016, kecuali Workcenter 3. Kata kunci : Job Shop, Kapasitas Produksi, Make to Order, Rough Cut Capacity Planning Method. ABSTRACT Proper quality service and continuous improvement have become a target of many manufacturing industry in order to compete and lead on to the field of manufacturing. The production process in the manufacturing industry has important part namely production capacity’s analysis. PT. Pindad (Persero) that applies make-to-order and jobshop strategis has found themselves in a challenge to appropriately determine the production capacity, since product variation rate are considered to be very high in number and demanding periode is also unpredictable. An acuurate determination of production capacity shall supports further production process. This research used Rough Cut Capacity Planning (RCCP) with bill of labor approach is used to analyze production capacity. This method is chosen as a consequence of its flexibility to receive large amounts of data. This is in accordance with the characteristics of companies that have diverse and numerous input data. Results of this study show that the average available capacity for Workcenter 1, 2, 3 and 4 respectively are 1167.68 hours, 681.15 hours, 470,71 hours and 291.92 hours. The average needed capacity for Workcenter 1, 2, 3 and 4 respectively are 622,79 hours, 256,34 hours, 52,88 hours and 108,26 hours. However, the result of the load profile diagram of each workcenter shows non optimal condition (overcapacity) by mid 2016, except for Workcenter 3. Keywords : Job Shop, Make to Order, Production Capacity, Rough Cut Capacity Planning Method.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Jurusan Teknik Desain dan Manufaktur > Teknik Desain dan Manufaktur
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 03 Oct 2018 08:18
Last Modified: 03 Oct 2018 08:18
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/1265

Actions (login required)

View Item View Item