PERENCANAAN PERAWATAN PADA OVERHEAD TRAVELLING CRANE 120 TON DENGAN METODE RCM II DI PERUSAHAAN PELEBURAN BAJA

CAHYANTI, HILDA INDAH NUR (2017) PERENCANAAN PERAWATAN PADA OVERHEAD TRAVELLING CRANE 120 TON DENGAN METODE RCM II DI PERUSAHAAN PELEBURAN BAJA. Diploma thesis, POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Perusahaan peleburan baja merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufacturing peleburan baja. Overhead travelling crane memiliki peran penting dalam proses produksi peleburan baja. Jika alat ini mengalami kerusakan maka akan menghambat proses peleburan serta dapat menimbulkan bahaya bagi keselamatan di lingkungan kerja. Oleh karena itu perlu dilakukan kegiatan perawatan yang terjadwal guna meningkatkan keandalan kerja alat dan mengurangi kecelakaan yang disebabkan kerusakan alat. Penelitian ini menggunakan metode FMEA dalam mengidentifikasi bentuk dan efek kegagalan dari komponen overhead travelling crane. Komponen yang mempunyai hazard paling tinggi diidentifikasi dengan mengalikan nilai severity dan likelihood. Metode Reliability Centered Maintenance (RCM II) digunakan untuk pemilihan jadwal perawatan yang optimal. Hasil penelitian ini yaitu dari 26 komponen terdapat 41 failure modes yang mengakibatkan kegagalan fungsi pada overhead travelling crane. Penentuan kegiatan perawatan dengan RCM II Decission Diagram diketahui terdapat satu failure mode yang dapat dicegah dengan menggunakan schedule on condition task, satu failure mode yang dapat dicegah dengan menggunakan no schedule maintenance, enam failure mode yang dapat dicegah dengan menggunakan schedule restoration task dan 33 failure mode yang dapat dicegah dengan menggunakan schedule discard task. Hasil interval perawatan berada di bawah nilai MTTF sehingga interval perawatan dapat mencegah kegagalan sebelum waktu kerusakan terjadi. Kata kunci : FMEA, Interval Perawatan, Keandalan, Reliability Centered Maintenance (RCM II) ABSTRACT Steel melting industry is a company which enrolled in the steel melting industry. Overhead traveling cranes have an important role in melting steel production process. If there is equipment failure, it will inhibit the melting process and cause hazard for safety and environment. Therefore, it is necessary to do scheduled maintenance activities in order to improve the equipment reliability and reduce the accidents caused by equipment failure. This research use FMEA method to identifying type and failure effect of overhead traveling crane component. The highest hazard level component is identified by multiplying the severity and likelihood. Reliability Centered Maintenance Method (RCM II) is used for optimal maintenance schedule. The result of this research, from 26 components there are 41 failure modes which cause malfunction in overhead traveling crane. Maintenance activity determination with RCM II Decision Diagram is known that there is one failure mode that can be prevented by using schedule on condition task, one failure mode that can be prevented by using no schedule maintenance, six failure mode that can be prevented by using schedule restoration task and 33 failure mode that can be prevented by using a schedule discard task. The results of the maintenance interval are lower than MTTF value, so that the maintenance interval is able to prevent failure before the time to failure occurs. Key Word : FMEA, Maintenance interval, Reliability, Reliability Centered Maintenance (RCM II)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 22 Sep 2018 01:47
Last Modified: 22 Sep 2018 01:47
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/1146

Actions (login required)

View Item View Item