ANALISIS PENGARUH FAKTOR-FAKTOR RISIKO GANGGUAN FUNGSI PARU PADA PEKERJA AREA PRODUKSI INDUSTRI KAYU (STUDI KASUS : PT.XYZ)

RISMANDHA, RIFQI (2017) ANALISIS PENGARUH FAKTOR-FAKTOR RISIKO GANGGUAN FUNGSI PARU PADA PEKERJA AREA PRODUKSI INDUSTRI KAYU (STUDI KASUS : PT.XYZ). Diploma thesis, POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK PT. XYZ merupakan perusahaan pengolahan kayu yang terdapat proses cutting dan finishing, proses tersebut menghasilkan partikulat debu kayu. Debu kayu adalah debu organik yang dapat menyebabkan gangguan fungsi paru. Terdapat faktor lain yaitu masa kerja, umur, status gizi, pemakaian APD pernapasan, kebiasaan olahraga, dan kebiasaan merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor penyebab gangguan fungsi paru pekerja area produksi PT. XYZ. Penelitian ini melibatkan 30 pekerja sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan dengan mengisi kuisoner untuk mengetahui karakteristik responden. Analisis data dilakukan dengan analisis regresi logistik biner dengan bantuan software SPSS versi 16.0. Hasil pengukuran paparan debu kayu pada bagian finishing sebesar 4,157 mg/m 3 dan bagian cutting sebesar 5,393 mg/m 3 . Hasil pemeriksaan fungsi paru menunjukkan 12 responden tidak terdapat gangguan fungsi paru sedangkan 18 responden terdapat gangguan fungsi paru. Faktor yang berhubungan dengan variabel gangguan fungsi paru (y) adalah masa kerja, umur, paparan debu kayu, kebiasaan olahraga dan kebiasaan merokok. Faktor yang berpengaruh dengan variabel gangguan fungsi paru (y) adalah paparan debu kayu dengan P-value 0,041. Rekomendasi yang diberikan sesuai dengan hierarki pengendalian risiko yaitu pemindahan jabatan kerja, pemeriksaan kesehatan, mengadakan kegiatan olahraga, penyediaan Local exhaust ventilation (LEV), penyediaan APD yang layak, Housekeeping, pengetahuan bahaya merokok. Kata kunci : Faktor-faktor risiko, gangguan fungsi paru, industri kayu ABSTRACT PT. XYZ is an existing wood processing company cutting and finishing process, the process produces particulate wood dust. Wood dust is an organic dust that cause lung function disorders. There are other factors: work, age, nutritional status, use of PPE respiratory, exercise habits, and smoking habits. This study aims to determine the factors that cause disruption of production area PT. XYZ. The study involved 30 workers as respondents. Data collection is done by filling out the questionnaire to know the characteristics of the respondents. Data analysis with binary logistic regression analysis with SPSS version 16.0 software. The result of measurement of wood dust exposure at finishing section 4,157 mg / m3 and cutting section 5,393 mg / m3. The results of pulmonary function examination showed 12 respondents there is no interference lung function while 18 respondents have lung function disorder. Factors associated with variable lung function disorders (y) are the working period, age, exposure to wood dust, exercise habits and smoking habits. Factors that affect the interference factor with P-Value = 0.041. Recommendations are given according to the hierarchy of controls is job title transfer, health checks, the release of sports activities, the provision of local exhaust ventilation (LEV), the provision of proper PPE., Housekeeping, knowledge of the dangers of smoking. Keywords: risk factors, lung function disorder, wood industry

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 21 Sep 2018 06:00
Last Modified: 21 Sep 2018 06:00
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/1131

Actions (login required)

View Item View Item