PERENCANAAN PERAWATAN MESIN TUBER DAN BOTTOMER LINE-2 MENGGUNAKAN METODE RCM II (Studi Kasus : PT INDUSTRI KEMASAN SEMEN GRESIK (IKSG) TUBAN JAWA TIMUR)

KURNIAWATI, ARISKA ANDI (2017) PERENCANAAN PERAWATAN MESIN TUBER DAN BOTTOMER LINE-2 MENGGUNAKAN METODE RCM II (Studi Kasus : PT INDUSTRI KEMASAN SEMEN GRESIK (IKSG) TUBAN JAWA TIMUR). Diploma thesis, POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Mesin Tuber dan Bottomer merupakan salah satu mesin yang berfungsi untuk mengolah gulungan kertas kraft menjadi kantong semen. Kegagalan mesin ini dapat mengakibatkan proses produksi terganggu sehingga tidak bisa mencapai target produksi yang diinginkan. Oleh karena itu, perlu dilakukan perencanaan aktivitas perawatan yang tepat untuk meminimalisir kegagalan yang terjadi. Untuk menentukan kegiatan perawatan pada mesin Tubber dan Bottomer, penelitian ini menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) II. Langkah awal dari metode ini yaitu menentukan kegagalan fungsi (functional failure) dari setiap komponen dengan menggunakan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan hasilnya berupa preventive task dari masing-masing kegagalan komponen. Berdasarkan Diagram Pareto sebagai penentu komponen kritis, dapat diketahui bahwa komponen kritis pada mesin Tuber yaitu press roll, bearing, pinch roll, side knife, delivery belt, cross joint, web brake, dan flange cylinder. Sedangkan komponen kritis pada mesin Bottomer yaitu press roll, glue roll valve, gripper, cutter valve, guide blade, dan belt feeder. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa dari seluruh komponen kritis yang berjumlah 14 komponen terdapat 14 failure mode yang dapat menyebabkan terjadinya functional failure pada mesin Tubber dan Bottomer. Pada penentuan kegiatan perawatan dengan RCM II menunjukkan bahwa 3 failure mode dapat dicegah dengan menggunakan scheduled restoration task dan 11 failure mode dapat dicegah dengan menggunakan scheduled discard task. Kata Kunci : Mesin Tubber dan Bottomer, Perawatan, Diagram Pareto, Functional Failure, RCM II. ABSTRACK Tuber and Bottomer Machine is one of the machine that works to process the roll of kraft paper into a bag of cement. Failure of this machine can cause the process of production distracted so it can not reached the target of production. Therefore, it is necessary to plan proper maintenance activities to minimize the failure. To determine the maintennace activity, this research use Reliability Centered Maintenance (RCM) II method. The first step of this method is to determine the functional failure of each component by using Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) and the result is preventive task from each component. Based on Pareto Diagram as critical component determinant, it can be known that the critical component of Tuber machine is press roll, bearing, pinch roll, side knife, delivery belt, cross joint, web brake, and flange cylinder. While the critical component on the Bottom machine is press roll, glue roll valve, gripper, cutter valve, guide blade, and belt feeder. Based on research results there are 14 failure modes from 14 critical components that could result in to functional failure for Tubber and Bottomers machine. From the determination of RCM II maintenance activity, there ae 3 failure modes could be prevented using scheduled restoration task and 11 failure modes could be prevented by using scheduled discard task. Keyword : Tubber and Bottomer machine, Maintenance, Pareto Diagram, Functional Failure, RCM II

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 21 Sep 2018 04:40
Last Modified: 21 Sep 2018 04:40
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/1104

Actions (login required)

View Item View Item