ANALISIS RISIKO KEBOCORAN PADA UNIT HYDROGEN PLANT MENGGUNAKAN METODE QUANTITATIVE RISK ANALYSIS (QRA) (Studi Kasus : PT X)

Hanifah, Dian Nur (2017) ANALISIS RISIKO KEBOCORAN PADA UNIT HYDROGEN PLANT MENGGUNAKAN METODE QUANTITATIVE RISK ANALYSIS (QRA) (Studi Kasus : PT X). Diploma thesis, POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK PT. X merupakan pabrik yang memproduksi pelumas dimana pengolahan berasal dari pemurnian pelumas bekas. Salah satu proses yaitu proses hydrofinishing memerlukan gas hydrogen untuk membantu pemurnian akhir. Hydrogen diproduksi pada hydrogent plant dengan menggunakan metode steam reforming. Karena sifat dan karakteristik hydrogen yang berbahaya terlebih melibatkan tekanan dan suhu tinggi dalam memproduksinya. Oleh sebab itu diperlukan studi untuk mengevaluasi potensi bahaya kebocoran hydrogen. Metode analisa risiko digunakan untuk mengidentifikasi letak bahaya, mengestimasikan frekuensi sesuai dengan konsekuensi kebocoran menggunakan metode Quantitative Risk Analysis. Pada penelitian ini, terdapat 8 study node dengan 5 variabel kebocoran dari flow area pipa dengan asumsi realistic case. Hasil consequence modeling menggunakan Event Sequance Diagram adalah terjadinya unignited release, jet fire, flash fire dan explosion dengan dampak thermal radiation flux, temperatur tinggi, dan blast overpressur Dampak skenario yang menghasilkan jarak aman terjauh terjadi pada kasus kebocoran di HPU yaitu kejadian jet fire sejauh 60 meter, flash fire sejauh 80 meter, dan explosion pada radius 200 meter dengan blast overpressure 7.62 psig dan estimasi fatality 22% dari populasi. Analisa frekuensi kebocoran berdasarkan prinsip ALARP sebagian besar berada pada level dapat ditoleransi. Meskipun demikian, tetap diperlukan rekomendasi untuk mengendalikan risiko sehingga risiko tetap berada pada level yang dapat diterima. Kata Kunci: ALARP, Consequence Modeling, Risiko ABSTRACT PT. X is a factory that produces a wide range of lubricants that processes used oil into new lubricants. One process is the process of hydrofinishing requires hydrogen gas to assist the final purification process. Hydrogen is produced in a hydrogent plant, which derived from natural gas (methane) using steam reforming method. Consider the properties and characteristics of dangerous hydrogen especially involves high pressure and temperature in the production. Therefore, a study is needed to evaluate the potential danger of leakage especially leakage of hydrogen The risk analysis method is used to identify location of the hazard, estimating the frequency according to the leakage consequences using quantitative method (QRA). In this research, there are 8 study nodes using leakage variables 0.01%, 0.1%, 1%, 10% and 100% of pipeline flow with realistic case assumption. The result of consequence modeling using Event Sequance Diagram (ESD) is the occurrence of unignited release, jet fire, flash fire and explosion. Thermal radiation flux, high temperature, and blast overpressure are the consequences. Jet fire scenario impact result the furthest safe distance in the case of a 60-meter HPU leak, flash fire result the furthest safe distance 80 meters, and explosion at 200 meters radius will experience blast overpressure 7.62 psig with an estimated fatality 22% of the population. Frequency leakage analysis based on the principle of ALARP is mostly at a tolerable level. However, some recommendations are still required to control the risks thus that risks remain at an acceptable level Keywords: ALARP, Consequence Modeling, Risk

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 21 Sep 2018 03:09
Last Modified: 21 Sep 2018 03:09
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/1076

Actions (login required)

View Item View Item